Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Air Terjun Lapopu, Rasakan Derasnya Guyuran Air Terjun Tertinggi di Sumba
Tags : #airterjun #lapopu #ntt

Sumba memang tak pernah henti-hentinya menawarkan pesona alamnya. Karena pesona alamnya ini lah, hampir semua orang mengenal Sumba. Pesona alam Sumba berupa perbukitan yang indah, hamparan padang rumput hijau, hingga iklim panasnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang akan datang ke Sumba. Namun selain itu semua, siapa sangka jika Sumba juga memiliki objek wisata berupa air terjun. Dengan adanya air terjun sebagai daya tarik wisata Sumba ini dapat mematahkan stigma para wisatawan yang menganggap Sumba itu panas dan terik. Dan salah satu air terjun yang disebut-sebut juga menjadi sebuah ikon wisata Sumba adalah Air Terjun Lapopu. 

Hasil gambar untuk air terjun lapopu pinterest

(gambar: https://id.pinterest.com/)

Hasil gambar untuk air terjun lapopu ngalam co

(gambar: https://www.background.id/)

Air Terjun Lapopu ini masuk ke dalam jenis air terjun yang bertingkat. Aliran air di air terjun ini berasal dari tebing yang tingginya mencapai 90 meter. Oleh karena itu, Air Terjun Lapopu menyandang predikat sebagai air terjun tertinggi di Sumba. Pesona keindahan air terjun ini dicerminkan dari aliran air yang deras menuruni undakan-undakan dan aliran air yang jernih berwarna biru tosca atau hijau kebiruan. Segarnya air ini bisa kalian rasakan dengan berenang bebas di bawah pas air terjun. Waktu yang tepat mengujungi Air Terjun Lapopu adalah ketika kemarau dimana debit air yang mengisi sungai dibawah air terjun ini tidak terlalu banyak sehingga kalian dapat berenang dengan santai. 

(gamnbar: https://backpackerjakarta.com/)

Berada di dalam kawasan Taman Nasional Menupeu Tanah Daru atau lebih tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wonokaka, Kabupaten Sumba Barat, NTT. Kalian perlu datang ke Waikabubak dan Tambolaka terlebih dahulu sebelum menuju air Terjun Lapopu. Tidak ada kendaraan umum yang dapat mengantarkan kalian ke tujuan wisata ini. Jadi kalian harus menyewa kendaraan terlebih dahulu di Waikabubak atau Tambolaka. Jarak yang harus kalian tempuh jika berangkat dari Waikabubak adalah sekitar 30 km. Kondisi jalan menuju ke Air terjun Lapopu ini masih sangat buruk karena banyak jalan yang belum diaspal. Petunjuk jalan yang mengantarkan kalian ke lokasi wisata pun jarang ditemukan. Oleh karena itu sangat disarankan jika kalian mengajak warga lokal untuk memberikan arahan menuju Air Terjun Lapopu. 

Hasil gambar untuk air terjun lapopu travelkompas

(gambar: https://travel.kompas.com/)

Sesampainya di Air Terjun Lapopu, kalian harus membayar tiket masuk terlebih dahulu sebesar Rp. 5.000. Setelah itu, kalian akan berjalan sejauh 500 meter untuk bisa sampai di Air Terjun Lapopu. Jalanan menurun yang penuh dengan bebatuan akan menjadi medan berat bagi kalian yang tak terbiasa dengan akses masuk tempat wisata seperti ini. Selain bebatuan yang terjal, kalian juga akan melewati sebuah jembatan kayu sederhana dimana jembatan ini hanya menampung dua orang dalam satu kali penyeberangan. Namun perjalanan yang panjang dan berat ini akan terbayar lunas dengan keindahan aliran Air Terjun Lapopu yang begitu deras. 

Hasil gambar untuk air terjun lapopu liputan6

(gambar: https://www.liputan6.com/lifestyle/)

Air Terjun Lapopu ini dikelilingi dengan pepohonan rindang yang masih terjaga keasliannya. Jadi kalian tak perlu meragukan lagi kualitas udara yang ditawarkan oleh Air Terjun Lapopu. Selain udaranya yang sejuk, air yang mengalir deras di Air Terjun Lapopu sangat jernih. Ditambah lagi, kedalaman dari air terjun ini hanya mencapai 2 meter sehingga cukup aman digunakan untuk berenang dengan santai. Hal ini lah yang menyebabkan para pengunjung betah beralama-lama berenang di sungai yang berada tepat di bawah Air Terjun Lapopu. Namun kalian juga perlu berhati-hati jika ingin berenang di Sungai Lapopu karena terdapat bebatuan yang licin di sungai ini. 

Hasil gambar untuk air terjun lapopu phinemo

(gambar: https://phinemo.com/)

Salah satu aktivitas yang tidak boleh dilupakan saat mengunjungi Air Terjun Lapopu adalah berfoto. Keindahan air yang terjun ke bawah dari ketinggian melewati undakan tangga dapat kalian jadikan latar belakang saat berfoto. Selain itu, warna biru kehijauan air sungai semakin membuat hasil foto kalian lebih aestetik. Berposelah semenarik mungkin karena pemandangan alam di Air Terjun Lapopu ini akan menyempurnakan hasil foto kalian. Bagi kalian yang ingin berfoto sambil berenang, maka kalian perlu membawa kamera anti air dari rumah untuk mendapatkan hasil foto tersebut. 

Hasil gambar untuk Ka'pu pantunnu ntt

(gambar: https://merahputih.com/)

Walaupun menawarkan keindahan alam yang memukau, fasilitas di Air Terjun Lapopu ini masih sangat terbatas. Kalian hanya menemui beberapa bilik yang digunakan untuk mandi dan berganti baju setelah berenang. Fasilitas seperti warung penjual makanan belum dapat kalian temukan di tempat wisata ini. Meskipun begitu, kalian masih tetap bisa menjajal kuliner khas Sumba sebelum atau sesudah mengunjungi Air Terjun Lapopu. Olahan kuliner khas Waikabubak ini memang tidak bisa lepas dari jagung sebagai bahan utamanya. Olahan tersebut berupa Ka’pu Pantunu dan Kaparak. Ka’pu Pantunu merupakan olahan jantung pisang yang dibakar terlebih dahulu lalu ditumis. Sedangkan Kaparak adalah jagung yang ditumbuk lalu digoreng tanpa menggunakan minyak. Setelah itu ditambah dengan kacang tumbuk, gula pasir, dan kelapa untuk menambahkan citra rasa makanan ini.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.