Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Unik Dan Menarik! Danau Kelimutu Miliki 3 Warna Air Yang Berbeda
Tags : #danau #unik #tigawarna

Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menyimpan berbagai macam potensi wisata dimana kalian dapat eksplor tempat wisata itu satu per satu. Kebanyakan objek wisata di NTT ini mampu membuat hati para wisatawan terpuku akan keindahannya. Salah satu dari objek wisata tersebut adalah Danau Kelimutu. Pesona Danau Kelimutu ini memang tidak ada habisnya. Bahkan karena saking eloknya pemandangan yang tersaji di sini, Danau Kelimutu pernah menjadi salah satu gambar yang ada pada uang Rp. 5000 beberapa tahun yang lalu.

Hasil gambar untuk danau kelimutu uang 5000

(gambar: https://www.adventuretravel.co.id/)

Hasil gambar untuk angkutan umum ntt ke danau kelimutu

(gambar: https://pesona.travel/)

Danau Kelimutu sendiri berada di kawah Gunung Kelimutu atau lebih tepatnya di Desa Woloara, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT. Jika kalian ingin ke Danau Kelimutu, kalian harus melewati Labuan Bajo terlebih dahulu. Labuan Bajo ini merupakan gerbang utama menuju ke kawasan Danau Kelimutu. Sesampainya di Labuan Bajo, kalian bisa pergi langsung menuju ke Ende menggunakan bus umum. Namun karena jumlah bus yang masih minim, maka kalian akan menunggu datangnya armada bus cukup lama. Selain menggunakan bus, kalian juga bisa menyewa mobil sebagai kendaraan yang akan mengantarkan kalian ke Danau Kelimutu. Perlu kalian ketahui, jarak yang akan kalian tempuh menuju ke Danau Kelimutu cukup jauh yaitu sekitar 451 km dengan waktu 9 jam. Sebelum ke sini, pastikan fisik kalian sudah siap terlebih dahulu.

Hasil gambar untuk danau kelimutu pesona travel

(gambar: https://pesona.travel/)

Danau Kelimutu ini berada di ketinggian kurang lebih 1.639 mdpl. Karena letaknya yang berada di atas ketinggian, suhu udara di danau ini sangat sejuk dan dingin. Hal ini lah yang membuat kalian ingin berlama-lama di sini. Namun, para pengunjung juga tidak disarankan untuk bertahan lama di sini karena gas yang dikeluarkan oleh danau ini cukup berbahaya.

Hasil gambar untuk danau kelimutu idntimes

(gambar:https://www.idntimes.com/)

Selain udaranya yang sejuk, danau ini juga memiliki panorama alam yang sangat ikonik yaitu tiga danaunya yang memiliki warna berbeda-beda. Tak hanya warnanya yang berbeda, kedalaman danau hingga nama danau di sini juga berbeda antara satu dan lainnya. Danau pertama bernama Tiwu Nuwa Muri Kofai. Danau ini memiliki kedalaman 127 meter dan luas yang mencapai 5,5 hektar. Warna air yang menghiasi danau ini adalah hijau lumut. Lalu, ada Tiwu Ata Polo yang memiliki kedalaman sekitar 64 meter dan luasnya mencapai 4,5 hektar. Warna air di Tiwu Ata Polo sering berubah-ubah. Namun, warna air di danau ini sering berwarna hijau.

Hasil gambar untuk danau kelimutu tripzillaid

(gambar: https://www.tripzilla.id/)

Dan yang terakhir bernama Tiwu Ata Mbupu. Tiwu Ata Mbupu ini memiliki kedalaman hingga 67 meter dengan luas 4 hektar. Danau ini berwarna hijau tosca bening dan terpisah dengan kedua danau sebelumnya. Konon, di danau ini lah kumpul arwah para orang tua yang suah meninggal. Uniknya, ketiga danau ini menjadi tempat berkumpulnya para arwah yang sudah meninggal. Penentuan tempat arwah ini berdasarkan perbuatan mereka semasa hidup di dunia. Jika orang meninggal dalam keadaan sudah tua dan sering berbuat baik semasa hidup, akan masuk ke danau “Tiwu Ata Mbupu”. Jika orang meninggal dalam keadaan masih muda atau belum menikah dan sering berbuat baik semasa hidup, akan masuk ke danau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai”. Sedangkan jika orang meninggal baik dalam keadaan muda atau tua namun sering berbuat tercela, maka akan berkumpul di danau “Tiwu Ata Polo”.

Hasil gambar untuk danau kelimutu ksmtour

(gambar: https://ksmtour.com/)

Tak cukup di situ, ketiga danau yang warnanya berbeda ini juga dapat berubah warna setiap saatnya. Menurut para pakar, perubahan warna ini didasarkan pada komposisi material yang ada pada dasar danau. Namun diluar dari kata pakar tersebut, ada beberapa orang yang menyebutkan bahwa kondisi warna di danau-danau ini berubah sesuai dengan kondisi politik yang ada di Indonesia. Konon, apabila keadaan politik Indonesia sedang aman-aman saja maka warna danau akan berubah menjadi biru dan hijau toska. Namun, jika sedang bergejolak maka warna airnya berubah menjadi merah.

Hasil gambar untuk danau kelimutu sunrise

(gambar: https://www.genpi.co/)

Waktu yang pas untuk mengunjungi Danau Kelimutu adalah sebelum matahari terbit agar kalian bisa menyaksikan indahnya pancaran sinar matahari pada saat sunrise. Danau Kelimutu memang dikenal banyak wisatawan baik lokal hingga mancanegara akan keindahan sunrisenya. Sebelum menuju Danau Kelimutu, disarankan untuk bermalam di Desa Moni. Kalian bisa memulai perjalanan menuju Danau Kelimutu sekitar pukul 03.30 pagi. Sesampainya disana, kalian akan disambut dengan semburat cahaya matahari yang tentunya mampu membuat hati para wisatawa berdecak kagum terus.

Hasil gambar untuk festival pati ka

(gambar: https://meridianflorestours.com/)

Apabila datang pada waktu yang tepat, para wisatawan juga bisa menghadiri festival di Danau Kelimutu. Nama festival ini adalah Festival Pati Ka. Festival yang diadakan setiap tanggal 14 Agustus ini bertujuan untuk memberi makan yaitu berupa sesajen kepada leluhur mereka yang sudah meninggal. Prosesi Pati Ka dilaksanakan di lapangan helipad yang berada sebelum tugu puncak kelimutu. Prosesi diawali dengan tarian adat yaitu “tari gawi” yang dipimpin oleh ketua adat setempat, lalu dilanjutkan prosesi peletakan sesaji untuk leluhur.

Hasil gambar untuk festival pati ka

(gambar: https://www.youtube.com/)

Acara festival Pati Ka di Danau Kelimutu diakhiri dengan penyerahan tropi dan hadiah untuk pemenang lomba penjelajahan dan ramah tamah. Kami semua berdansa  dan yang terbaik dari semua ini adalah makan gratis. Konsep ramah tamah merupakan perpaduan budaya dari Mancanegara-Indonesia. Berdansa bersama mengikuti budaya mancanegara, sedangkan acara lesehan mengikuti budaya Indonesia.

Hasil gambar untuk danau kelimutu gerbang masuk

(gambar: https://blog.travelish.net/)

Harga tiket masuk ke area Danau Kelimutu ini sangat terjangkau. Hanya dengan uang sebesar Rp. 5.000 hingga Rp. 8.000, para wisatawan sudah bisa menyaksikan betapa indahnya lukisan Sang Pencipta ini. Harga tiket tersebut untuk wisatawan lokal. Namun harga murah tersebut sunggu berbanding terbalik dengan harga tiket untuk turis mancanegara. Para wisatawan mancanegara bisa merogoh kocek hingga Rp. 250.000 untuk bisa masuk ke area Danau Kelimutu.

Provinsi NTT ini terkenal dengan kuliner khasnya yang berbahan dasarkan jagung termasuk juga Kabupaten Ende. Salah satu olahan jagung yang sangat terkenal di Ende adalah jagung bose. Jagung bose merupakan kuliner khas Ende yang biasanya disantap oleh masyarakat Timor. Ini merupakan bubur kenta dari jagung putih yang direbus dengan menggunakan santan ditambah campuran kacang merah. Rasa dari jagung bose ini adalah tawar dan cocok disantap dengan hidangan pendamping seperti halnya daging se’i, karmanaci, dan juga tumis bunga pepaya. Tentunya, kuliner khas seperti ini dapat kalian temukan di sekitar perjalanan kalian menuju Danau Kelimutu.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.