Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Tak Kalah Cantik dari Tanggedu, Air Terjun Waimarang Kini Menjadi Incaran Para Petualang Sejati
Tags : #tanggedu #air terjun #segar

Pesona alam yang dimiliki oleh Sumba Timur memang tidak akan pernah habis apabila kalian terus mengeksplor hingga ke seluruh penjuru Sumba. Hal ini lah yang juga dialami oleh seorang anak berusia 13 tahun. Anak berusia 13 tahun ini bernama Erikson Hapu Hamapinda Kamanula. Pada tahun 2015 lalu, ia pergi ke hutan bersama paman dan kakaknya untuk berburu babi hutan. Setelah menelusuri hutan cukup lama, bukannya babi hutan yang didapat, namun Erikson ini malah menemukan sebuah kolam air yang begitu indah dan masih terjaga kealamiannya. Setelah penemuan ini, tak sedikit juga para wisatawan yang tertarik untuk datang ke tempat ini. Objek wisata ini bernama Air Terjun Waimarang.

Hasil gambar untuk air terjuun waimarang Erikson Hapu Hamapinda Kamanula

(gambar: https://bali.tribunnews.com/)

Hasil gambar untuk air terjun waimarang idntimes

(gambar: https://www.idntimes.com/)

Keberadaan Air Terjun Waimarang ini bak mutiara tersembunyi yang berada di Sumba Timur. Karena lokasinya yang terpencil dan harus melewati belantara hutan terlebih dahulu, kalian baru dapat menikmati betapa eksotisnya pemandangan yang ditawarkan oleh Air Terjun Waimarang. Jernihnya air kolam dengan warna biru kehijauan yang dikelilingi dengan bebatuan tebing yang begitu mempesona akan menghipnotis hati siapa saja yang mengunjungi objek wisata ini.

Hasil gambar untuk jalanan waingapu

(gambar: https://www.indonesiakaya.com/)

Air Terjun Waimarang terletak di Desa Waimarang, Kelurahan Watu Hadang, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur, NTT. Unruk bisa sampai ke lokasi objek wisata ini, kalian bisa mengaksesnya dari Waingapu atau Tambolaka. Jika kalian berangkat dari Waingapu, maka jarak yang akan kalian tempuh adalah sekitar 93 km dengan estimasi waktu kurang lebih 2 jam. Namun, perjalanan akan semakin lama apabila kalian berangkat dari Tambolaka. Dari Tambolaka, kalian akan menempuh jarak 245 km dan membutuhkan waktu sekitar 5 jam untuk sampai di Air Terjun Waimarang. Karena belum adanya transportasi umum, kalian diharapkan untuk menyewa mobil sekalian sopir agar tidak tersesat.

Hasil gambar untuk jalanan belum beraspal di ntt alamtradisional waimarang

(gambar: https://lampabackpacker.wordpress.com/)

Pada saat awal perjalanan menuju ke Air Terjun Waimarang, kalian akan disambut dengan padang rumput yang hijau dimana banyak kuda-kuda milik warga yang sedang makan rumpuh. Jalanannya pun sudah beraspal dengan baik. Kemudian pemandangan perbukitan juga akan menemani di sepanjang perjalanan kalian. Namun, ketika hendak sampai di lokasi wisata, jalanan yang akan kalian lewati akan berbanding terbalik dengan di awal perjalanan. Keadaan jalan di Desa Waimarang lebih tepatnya masih belum berasapal. Jadi diperlukan kehati-hatian ketika ingin melewati jalan ini.

Hasil gambar untuk perjalanan menuju air terjun waimarang

(gambar: https://phinemo.com/)

Setelah sampai, kalian harus memakirkan kendaraan di sebuah lapangan yang sangat luas dan muat untuk menampung banyak mobil. Dari sini, kalian harus berjalan sejauh 1 km menyusuri hutan untuk sampai di Air Terjun Waimarang. Walaupun hanya 1 km yang akan kalian lewati, namun medan yang akan hadapi cukup menantang. Model jalanan naik dan turun hingga harus melewati sebuah sungai kecil merupakan bagian dari perjalanan kalian menuju Air Terjun Waimarang. Akan tetapi segala lelahmu akan terbayarkan lunas dengan keindahan alam yang disuguhkan oleh Air Terjun Waimarang.

Hasil gambar untuk air terjun waimarang netz

(gambar: https://netz.id/)

Kalian pun tidak pelru mengeluarkan ongkos tiket masuk ketika ingin berlibur di Air Terjun Waimarang. Pengeluaran kalian di lokasi wisata ini hanya digunakan untuk tarif parkir. Tarif parkir yang dipatok untuk mobil adalah Rp. 5.000 dan untuk motor Rp. 2.000. Destinasi wisata ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga menjelang turunnya matahari di sebelah barat. Untuk mendapatkan momen terbaik di Air Terjun Waimarang, kalian bisa datang di jam-jam terbaiknya air terjun ini. Waktu terbaik berkunjung ke lokasi wisata ini adalah pada pagi hari. Pada pagi, pancaran sinar matahari akan masuk ke celah-celah lebatnya hutan menuju ke kolam air. Hal ini akan menciptakan perpaduan warna yang apik antara warna biru toska air dan warna pancaran sinar matahari.

Hasil gambar untuk air terjun waimarang mytrip

(gambar: https://mytrip.co.id/)

Ketika sudah sampai di lokasi, maka kalian jangan ragu lagi untuk menceburkan diri ke dalam kolam ini. Suasana yang tenang dan segarnya air di Air Terjun Waimarang ini akan membuat para wisatawan semakin tidak tahan lagi untuk menjajal pesona yang ditawarkan ini. Air Terjun Waimarang ini memang cocok untuk kegiatan berenang. Airnya yang tenang dan asrinya lingkungan sekitar terbukti mampu menghilangkan penat para wisatawan yang berkjunjung.

Hasil gambar untuk air terjun waimarang mldspot

(gambar: https://www.mldspot.com/)

Aktivitas menantang seperti cliff jumping juga dapat kalian lakukan di Air Terjun Waimarang. Kalian perlu memilih spot mana yang memiliki kedalaman cukup dalam sehingga ketika ingin melakukan cliff jumping kalian akan merasa aman. Meskipun begitu, cliff jumping tetap berbahaya. Jadi hanya boleh dilakukan oleh beberpaa orang saja yang sudah mahir melakukannya. Bagi kalian yang tidak berani pun juga bukan menjadi sebuah masalah.

Hasil gambar untuk air terjun waimarang datawisata

(gambar: https://www.datawisata.com/)

Satu lagi yang tidak boleh kalian lupakan jika berkunjung di Air Terjun Waimarang adalah berfoto ria. Bila perlu bawa lah juga kamera anti air untuk mengambil gambar di bawah permukaan air karena pemandangan bawah permukaan air di air terjun ini juga tak kalah cantiknya. Memang tak bisa dipungkiri, keindahan alam yang ada di air terjun ini sangat memenuhi aspek instagramble. Jadi berfoto ala petualang sejati kekinian lalu diunggah ke akun sosial media merupakan sesuatu yang wajib dilakukan ketika berada di Air Terjun Waimarang.

Hasil gambar untuk rumpu rampe idn times

(gambar: https://www.idntimes.com/)

Karena tergolong objek wisata baru dan sangat alami, fasilitas di objek wisata Air Terjun Waimarang masih sangat terbatas. Hanya ada bilik untuk berganti baju dan toilet saja. Apabila ingin mencari sesuatu yang bisa mengenyangkan perut kalian, maka kalian bisa mencarinya di Waingapu untuk mencicipi hidangan khas Sumba Timur. Salah satu olahan khas Sumba Timur yang sangat terkenal adalah rumpu rampe. Rumpu rampe adalah kuliner khs Sumba Timur yang berbahan dasarkan bunga pepaya yang ditumis. Untuk menambahkan rasa gurih pada rumpu rampe, maka akan ditambahkan ikan teri asin atau udang rebon.
*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.