Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Pulau Osi, Biarpun Kecil Namun Bisa Membuat Hati Siapa Saja Tertegun
Tags : #pulau #osi #pesonaalam

Pulau Osi merupakan sebuah destinasi wisata yang menawarkan keindahan pulau-pulau yang berpenghuni dan tak berpenghuni beserta kondisi perairannya yang jernih. Pada destinasi wisata ini, terdapat pulau-pulau kecil yang memiliki luas beberapa hektar saja. Perairan laut yang dangkal dengan jernihnya air laut membuat Pulau Osi menjadi tempat yang pas untuk melihat keindahan bawah laut berupa warna-warni terumbu karang beserta ikan-ikan kecil yang bersliweran kesana kemari. Walaupun namanya masih jarang didengar oleh telinga para wisatawan, Pulau Osi kini nampaknya sudah mulai didatangi oleh banyak pengunjung dari luar kota hingga luar pulau. Panorama pulau yang ditumbuhi hutan dengan pepohonan hijau dan hamparan luas birunya air laut menjadi alasan mengapa kini banyak wisatawan yang tertarik untuk mendatangi Pulau Osi.

Hasil gambar untuk pulau osi bawah laut

(gambar: https://www.indonesiakaya.com/)

Hasil gambar untuk perjalanan menuju pulau osi

(gambar: https://www.nativeindonesia.com/)

Pulau yang terkenal karena keindahan dan ukurannya yang mungil ini belokasi di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Jika kalian ingin mengunjungi destinasi wisata yang satu ini, kalian harus menuju ke Pulau Seram terlebih dahulu. Apabila kalian dari Ambon, maka kalian harus menggunakan jasa penyeberangan kapal Ferry agar sampai di Pulau Seram. Sesampainya di Pulau Seram, kalian melanjutkannya dengan melalui perjalanan darat. Perjalanan darat dari Pulau Seram menuju desa yang menjadi gerbang utama Pulau Osi memakan waktu sekitar 3 jam. Sesampainya di Desa Pelita Jaya atau yang menjadi gerbang menuju Pulau Osi, wisatawan harus menggunakan ojek atau jalan kaki untuk sampai di Pulau Osi. Jarak dari desa ini sudah tidak jauh lagi yaitu hanya berjarak 2 km. Kalian akan melewati jembatan kayu yang mengantarkan kalian sampai di Pulau Osi.

Hasil gambar untuk pulau osi malam hari

(gambar: http://www.ujungmimpi.com/)

Sama halnya dengan kebanyakan tempat wisata alam di Indonesia, Pulau Osi tidak memiliki jam operasional. Artinya, objek wisata ini buka 24 jam setiap harinya. Ketika hendak memasukki ke kawasan wilayah Pulau Osi, terdapat pos penjaga dimana di tempat ini lah kalian akan membayar tiket masuk destinasi wisata. Tarif yang dikenakan untuk satu orangnya adalah Rp. 2.000 bagi yang berjalan kaki dan Rp. 5.000 bagi yang mengendarai sepeda motor. Dengan biaya yang sangat terjangkau ini, kalian sudah dapat menikmati keindahan alam Pulau Osi berupa lautan biru dengan hijaunya hutan bakau yang tumbuh disekeliling pulau.  

Hasil gambar untuk pulau osi dari ketinggian

(gambar: https://www.indonesiakaya.com/)

Pulau Osi ini memiliki luas kurang lebih 9 hektar dengan ukuran panjang mencapai 600 meter dan lebarnya berukuran 200 meter. Walaupun kecil, pulau ini ternyata masih berpenghuni. Tercatat, ada 100 kepala keluarga yang tinggal di Pulau Osi. Kebanyakan dari mereka bekerja sebagai nelayan. Mayoritas yang menetap di Pulau Osi ini merupakan pendatang dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Bahkan, mereka telah tinggal di pulau kecil ini sudah berpuluh-puluh tahun lamanya. Pernah suatu ketika, populasi Pulau Osi ini menjadi padat sehingga pemerintah memindahkakn sebagian penduduknya ke Pulau Seram tepatnya di Desa Pelita Jaya. Walaupun dulunya penduduk Osi harus mencari air tawar ke Pulau Seram terlebih dahulu, kini mereka sudah mendapatkan akses air tawar yang bersih untuk keperluannya sehari-hari.

Hasil gambar untuk pulau osi

(gambar: https://www.indonesiakaya.com/)

Selain Pulau Osi, terdapat juga pulau-pulau lainnya yang berada di sekitar Pulau Osi. Pulau-pulau tersebut diantaranya adalah Pulau Tatobo Lasungke, Tatobo Besar, Tatobo Buntal, dan Tatobo Surati dimana masing-masing pulau tersebut hanya memiliki luas kurang dari 2 hektar saja. Banyak penduduk Osi yang menyebut rentetan kelima pulau ini dengan Pulau Osi. Untuk memudahkan akses antar pulau, dibangun lah jembatan yang menghubungkan beberapa pulau tersebut. Para wisatawan yang berkunjung bisa melakukan island hopping dengan berjalan di atas jembatan kayu peghubung ini. Berjalan di tengah hutan bakau yang rimbun dan sesekali menyapa warga akan memberikan kesan berlibur yang lebih menarik lagi. Dari atas jembatan ini, kalian dapat dengan mudah menyaksikan eloknya terumbu karang yang berwarna-warni dan ikan kecil yang menggemaskan. Ketika island hopping, kalian juga bisa pergi ke Pulau Marsegu untuk melihat habitat kelelawar.

Hasil gambar untuk memancing ikan di pulau osi

(gambar: https://www.nativeindonesia.com/)

Beberapa aktivitas menarik dapat kalian lakukan di Pulau Osi ini seperti snorkeling, berfoto, hingga memancing ikan. Bagi yang ingin snorkeling, kalian harus membawa peralatan terlebih dahulu sbeelumnya. Kemudian kalian dapat menyewa kapal nelayan untuk mengantarkan ke titik snorkeling yang tepat. Memancing di tengah laut Pulau Osi menggunakan kapal nelayan juga memberikan sesuatu pengalaman yang mengesankan. Tak hanya itu, terdapat banyak spot foto yang aestetik di pulau ini sehingga menyebabkan banyak wisatawan yang tak mau ketinggalan untuk mengabadikan momen manisnya di Pulau Osi sebagai kenang-kenangan.

Hasil gambar untuk ikan saroa

(gambar: https://www.tokopedia.com/)

Jika kalian ingin mencari sesuatu yang dapat mengenyangkan perut, telah tersedia banyak warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan khas laut di sekitar Pulau Osi. Olahan makanan yang dijual berupa ikan-ikanan segar yang merupakan hasil tangkapan nelayan Pulau Osi. Kualitas ikan yang segar dengan diolah secara baik tentunya akan menghasilkan sebuah kuliner yang rasanya nendang. Dari sekian menu yang ada, satu yang perlu kau cicipi yaitu olahan ikan saroa. Saroa merupakan hewan laut yang memiliki bulu duri. Makanan ini biasanya dikonsumsi warga setempat untuk meningkatkan stamina tubuh.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.