Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Gagahnya Benteng Kuto Besak, Benteng Peninggalan Kerajaan Islam di Palembang
Tags : #kutobesak #palembang #ampera

Benteng Kuto Besak merupakan salah satu tempat bersejarah yang berada di Kota Palembang. Selain terkenal dengan jembatan Amperanya, Palembang juga memiliki beberapa tempat sejarah yang patut kalian ketahui dan kunjungi. Salah satunya adalah benteng ini. Terletak di jalan Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Bukit Kecil. Benteng ini merupakan sebuah kompleks keraton yang menjadi pusat Kesultanan Palembang.

Hasil gambar untuk benteng kuto besak

(gambar: https://bobo.grid.id/)

Hasil gambar untuk benteng kuto besak pesona travel

(gambar: https://pesona.travel/)

Lokasinya yang dekat dengan Jembatan Ampera, membuat tempat wisata ini dapat ditempuh dengan berabgai moda transportasi umum. Apabila kalian dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, kalian akan menempuh jarak sekitar 18 km. Dari bandara ini, kalian bisa langsung mengakses LRT yang ada di Stasiun LRT Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dengan tujuan Jembatan Ampera. Dengan menggunakan LRT, waktu perjalanan yang kalian tempuh tentunya lebih cepat. Sesampainya di Stasiun LRT Ampera, kalian bisa naik ojek online untuk mengantarkan kalian sampai di Benteng Kuto Besak. 

Hasil gambar untuk benteng kuto besak pesona travel

(gambar: https://pesona.travel/)

Benteng Kuto Besak mempunyai ukuran panjang 288,75 meter dan tinggi 9,99 meter serta tebal 1,99 meter. Di setiap sudut benteng terdapat bastion yang terletak di sudut barat laut bentuknya berbeda dengan tiga bastion lainnya. Tiga bastion yang sama tersebut merupakan ciri khas bastion Benteng Kuto Besak. Pintu masuk benteng terdapat di sisi timur dan selatan dan barat. Lalu ada juga pintu masuk gerbang utama yang menghadap ke sungai Musi disebut lawang Kuto dan pintu masuk lainnya disebut lawang buritan. Benteng Kuto Besak ini memiliki pelataran yang luas, balai agung, gerbang besar. Di dalamnya terdapat juga keputren, paseban, ruang tamu, tempat kediaman sultan dan permaisuri.

Hasil gambar untuk benteng kuto besak

(gambar: https://www.indonesia-heritage.net/)

Di dalam lingkungan Benteng Kuto Besak in terdapat Balai Agung tyang berfungsi sebagai tempat menerima tamu-tamu penting, sekaligus tempat sultan melakukan “hajatan”. Hajatan itu termasuk tempat penobatan Sultan. Pada peristiwa penting seperti itu, singgasana sultan dan segala atribut (payung sutera kuning dan lainnya) telah disiapkan. Letak singgasana sultan ini berada pada posisi lebih tinggi yaitu sekitar 91 cm dari lantai. Panji-panji kerajaan pun turut dikibarkan di dinding keraton. Sementara itu, perahu kebesaran dengan warna-warni indah telah siap di pinggir Sungai Musi di depan keraton. 

Hasil gambar untuk benteng kuto besak triptrus

Kawasan pelataran di depan Benteng Kuto Besak ditata dengan rapi oleh pemerintah kota Palembang menjadi sebuah plaza alias alun-alun yang bisa digunakan para pengunjung untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Terkadang destinasi ini juga menjadi lokasi penyelenggaraan acara atau festival panggung hiburan dengan memanfaatkan Sungai Musi dan Jembatan Ampera yang mempesona sebagai latar belakangnya. Kemeriahan para wisatawan yang datang jadi pemandangan umum yang bisa disaksikan bila bertandang ke plaza Benteng Kuto Besak. 

Sayang sekali untuk bangunan inti benteng tidak dapat dikunjungi oleh umum. Jadi para pengunjung hanya dapat menikmati gagahnya benteng ini dari plazanya saja. Untuk masuk ke dalam area plaza ini, para pengunjung dikenai tarif sebesar Rp. 5.000. Bagi kalian yang berkunjung pada malam hari tenang saja karena tempat wisata ini buka selama 24 jam. 

Hasil gambar untuk benteng kuto besak mediaindonesia

(gambar: https://mediaindonesia.com/)

Dari Benteng Kuto Besak ini para pengunjung dapat menyaksikan keindahan suasana Kota Palembang. Mulai dari hamparan sungai Musi yang selalu dipenuhi dengan lalu-lalang kapal di tengahnya hingga menikmati keindahan jembatan Ampera yang berwarna merah menyala dilihat dari kejauhan. Keindahan pemandangan yang dilihat dari tempat ini, membuat Benteng Kuto Besak setiap hari ramai dikunjungi warga setempat hingga wisatawan dari luar kota. Tempat ini biasanya akan ramai pada sore dan malam hari. Selain melihat suasana Kota Palembang yang penuh dengan pesona indahnya dari kejauhan, di sini pengunjung juga dapat berjalan di sekeliling Plaza Benteng Kuto Besak sambil menikmati berbagai macam kuliner yang disajikan oleh para pedagang kaki lima. 

Hasil gambar untuk mie tektek palembang

(gambar: https://mediaindonesia.com/)

Kalian dapat menemui banyak para pedagang kaki lima yang menjajakan makanannya. Salah satu hidangan kaki lima yang mampu mencuri perhatian dari banyak pengunjung adalah mie tektek. Hal tersebut selain disebabkan karena jumlah penjual  makanan ini lebih banyak dibanding penjual makanan yang lain, juga karena semua pedagang mie tektek menggunakan tempat duduk berupa kursi-kursi kecil berwarna-warni sehingga cukup menarik untuk dilihat. Namun disamping keunikannya itu semua, rasa mie tek-tek ini sangat lezat dan sulit dibandingkan dengan mie-mie daerah lainnya. 

Hasil gambar untuk dermaga point palembang

(gambar: https://www.kompasiana.com/)

Selain pedagang kaki lima yang tersebar banyak di sekitar Plaza Benteng Kuto Besak, ada sentra kuliner lainnya yang bernama Dermaga Point. Tempat ini merupakan pelabuhan di dekat Benteng Kuto Besak. Dermaga berlantai dua ini diisi sejumlah tenant yang menjual aneka franchise food mulai dari ayam goreng, donat, roti, hingga pizza. Selain menjadi tempat makan, kawasan ini juga menjadi spot nongkrong favorit anak muda karena Dermaga Point menjadi tempat keluar masuknya kapal yang oleh warga Palembang disebut Ketek. Aktivitas wisatawan yang keluar masuk dari kapal dan ingin mengelilingi Sungai Musi ini menjadi tontonan menarik bagi para pengunjung Dermaga Point. 

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.