Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Danau Gunung Tujuh, Eksotisme Dibalik Gunung Kerinci
Tags : #danau. gunungtujuh #kerinci #jambi

Provinsi Jambi merupakan salah satu provinsi yang terletak di Pulau Sumatera dimana pesona alam dari provinsi ini tak boleh dipandang sebelah mata. Walaupun eksistensi wisata alam Jambi masih kalah tenar dengan daerah lainnya, keindahan alam yang ditawarkan pun mampu membuat siapa saja yang datang terpukau. Contoh bentangan alam di Jambi yang menakjubkan dan telah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia adalah Taman Nasioal Kerinci. Taman nasional ini meliputi sebuah wilayah hutan luas nan hijau. Saking luasnya,  hutan yang berada di taman nasional ini menjadi hutan terbesar di Pulau Sumatera. Di dalam Taman Nasional Kerinci ini, terdapat dua destinasi wisata alam yang sangat terkenal yaitu Gnung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera dan Danau Gunung Tujuh yang menyandang sebutan sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara. Pada artikel ini, objek yang akan dibahas adalah Danau Gunung Tujuh.

Hasil gambar untuk danau gunung tujuh

(gambar: https://www.beepdo.com/)

Hasil gambar untuk Bandara Depati Prabo di Kerinci

gambar: https://jambi-independent.co.id/)

Seperti yang sudah terpaparkan di atas Danau Gunung Tujuh ini terletak di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat atau lebih spesifiknya yaitu di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Bagi kalian yang berkeinginan untuk mengunjungi danau ini dan berasal dari luar daerah, kalian dapat memilih rute penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Thaha Saifuddin yang ada di Jambi. Setelah mendarat di Jambi, kalian bisa melanjutkan perjalanan dengan dua cara yaitu jalur udara atau darat. Apabila menggunakan jalur udara, pilih lah penerbangan dengan rute Bandara Sultan Thaha Saifuddin menuju Bandara Depati Prabo di Kerinci. Jalur kedua yaitu melewati jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi atau travel. Pemandangan yang disajikan pada saat naik pesawat atau mobil sungguh menakjubkan. Pasalnya hutan hijau serta sungai yang berkelok nampak jelas dari kaca mobil maupun pesawat.

Hasil gambar untuk pintu utama taman nasional kerinci seblat

(gambar: https://anggahikersbdg.blogspot.com/)

Setelah melakukan perjalanan darat maupun udara, kalian harus menuju ke gerbang utama dari Taman Nasional Kerinci Seblat. Dari gerbang ini lah, pendakian kalian menuju ke Danau Gunung Tujuh dimulai. Butuh stamina dan kondisi yang baik untuk melakukan pendakian ke danau karena lokasinya yang cukup tinggi yaitu berada di ketinggian sekitar 2005 mdpl. Untuk mendaki menuju Danau Gunung Tujuh, kalian bisa memilih 2 jalur pendakian yang ada dengan medan berbeda. Jalur petama, medan pendakian lebih landai namun memerlukan waktu yang cukup lama. Sedangkan jalur kedua waktunya lebih cepat,  walaupun medannya lebih susah karena adanya banyak tanjakan yang curam. Kedua jalur ini akan saling bertemu setelah kalian melewati jalanan yang menurun dan tajam. Dari sini lah, kalian dapat langsung menyaksikan panorama dari Danau Gunung Tujuh yang begitu memukau.

Hasil gambar untuk loket danau gunung tujuh

(gambar: https://www.denubay.com/)

Danau ekotis dan yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara ini buka selama 24 jam setiap harinya. Dengan durasi bukanya yang selama 24 jam ini, para wisatawan bisa memilih waktu yang tepat untuk berkunjung ke Danau Gunung Tujuh ini. Meskipun bisa dikunjungi hingga 24 jam, ada baiknya jika kalian berkunjung ke danau ini pada saat hari belum gelap. Faktor tidak adanya panorama yang bisa dinikmati dan minimnya penerangan menjadi alasan utama untuk tidak mengunjungi Danau Gunung Tujuh pada saat malam hari. Untuk tiket masuknya, wisatawan akan dikenakan tarif Rp. 7.500 per orangnya. Harga tiket masuk yang cukup terjangkau untuk destinasi wisata yang sangat indah ini.

Hasil gambar untuk letusan gunung kerinci

(gambar: https://news.detik.com/)

Letusan Gunung Kerinci yang terjadi ratusan tahun yang lalu ini lah yang mengakibatkan Danau Gunung Tujuh terbentuk. Dengan luas sekitar 9,6 km persegi, air yang terdapat di dalam danau ini cukup menjadi sumber mata air dari Sungai Batang dan Air Terjun Telun Berasap. Nama gunung tujuh yang tersematkan pada danau ini diambil dari nama-nama gunung yang mengelilingi danau ini. Gunung tersebut diantaranya adalah Gunung Tujuh, Gunung Jar Panggang, Gunung Madura Besi, Gunung Hulu Tebo, Gunung Lumut, Gunung Hulu Sangir, dan Gunung Selasih. Di tengah masyarakat, terdapat sebuah mitos yang berkaitan dengan Danau Gunung Tujuh ini. Dikisahkan, ada sepasang naga gaib yang menghuni danau ini. Selain kisah sepasang naga, danau ini juga lekat dengan cerita tentang adanya manusia kerdil dengan tinggi 50 cm yang hidup di sekitar danau. Cerita-cerita yang sudah ada secara turun temurun ini menarik perhatian organisasi World Wild Fund untuk melakukan penelitian.
Hasil gambar untuk mengelilingi danau gunung tujuh

(gambar: https://phinemo.com/)

Pesona alam yang ditawarkan oleh Danau Gunung Tujuh ini bukan main indahnya. Tak hanya indah, lingkungan alam sekitar danau pun masih terjaga kealamiannya karena masih belum banyaknya wisatawan yang mengunjungi Danau Gunung Tujuh. Suasana damai dengan suhu udara sejuk membuat banyak wisatawan yang mengunjungi danau ini merasa betah berlama-lama. Air danau yang sangat jernih ini juga bisa kalian manfaatkan untuk mencuci muka agar merasa segar kembali seperti awal. Ada berbagai macam cara untuk menikmati Danau Gunung Tujuh. Untuk mendapatkan sensasi berlibur yang lebih seru, kalian bisa mengelilingi danau menggunakan perahu nelayan yang sudah kalian sewa. Setelah mengitari danau, pergi lah ke tepi danau yang memiliki hamparan pasir. Tepat di hamparan pasir ini lah, banyak wisatawan yang mendirikan tenda dan berkemah semalaman di sini. Alam yang masih asri berbalutkan malam penuh bintang yang bersinar menjadi suguhan menarik jika berkemah di Danau Gunung Tujuh.

Hasil gambar untuk tempoyak pepes ikan

(gambar:https://www.daftarkulinerunik.web.id/)

Puas menjelajahi dan bermalam di Danau Gunung Tujuh tentu akan membuat perut kalian merasa lapar. Jika kalian ingin mengenyangkan perut dengan kuliner khas Jambi, maka kalian perlu bernajak terlebih dahulu dari Taman Nasional Kerinci Seblat dan Kabupaten Kerinci untuk menuju Kota Jambi. Sesampainya di Jambi, kalian akan dengan mudah menemukan kuliner khas daerah ini seperti tempoyak. Tempoyak merupakan olahan makanan berbahan dasarkan buah durian yang sudah difermentasi, dan diolah menjadi sambal. Tempoyak biasa dihidangkan dengan pepes ikan. Walaupun terbilang aneh karena berbahan dasarkan durian, rasa asam dan pedas dari tempoyak ini begitu menggugah selera. Tak hanya rasanya, penampilannya pun juga sedap dipandang oleh mata.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.