Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Danau Towuti, Danau Purba Yang Kaya Akan Spesies Endemiknya
Tags : #danau #makassar #purba #towuti

Danau Towuti merupakan objek wisata yang sangat populer di Luwu Timur. Tak heran jika banyak sekali wisatawan yang mengisi waktu liburannya di Danau Towuti ini. Birunya air danau dipadukan dengan perbukitan warna hijau lah yang selalu membuat Danau Towuti diminati oleh para wisatawan. Danau Towuti ini memiliki luas 56.108 hektar dengan kedalaman yang mencapai 200 meter. Fakta menariknya, Danau Towuti ini menjadi danau terbesar nomor dua di Indonesia setelah Danau Toba. Selain menjadi danau terbesar kedua di Indonesia, Danau Towuti ini juga banyak disebut para ahli sebagai tempat “sejarah” iklim Indonesia.

Hasil gambar untuk danau towuti

(gambar: https://www.triptrus.com/)

Hasil gambar untuk pulau di danau towuti

(gambar: https://kulinerluwutimur.travel/)

Seperti halnya Danau Toba, Danau Towuti juga memili pulau di dalamnya. Tak tanggung-tangguh, terdapat 3 buah pulau yang berada di dalam Danau Towuti. Pulau-pulau tersebut diantaranya Pulau Loeha, Pulau Bolong, dan Pulau Kembar. Diantara ketiga pulau tersebut, Pulau Loeha lah yang menjadi pulau terbesar. Di Pulau Loeha juga, hidup beberapa jenis fauna. Tercatat, ada 26 spesies endemik Sulawesi yang menempati pulau ini. Dengan keunikannya ini lah, Danau Towuti layak dijadikan objek wisata andalan yang dimiliki oleh Luwu Timur.

 Hasil gambar untuk bandara sorowako

(gambar: http://www.harnas.co/)

Lokasi Danau Towuti berada dalam satu komplek dengan Taman Nasional Danau Towuti atau lebih tepatnya yaitu terletak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk menuju Danau Towuti, kalian perlu untuk sampai di Sorowako terlebih dahulu. Cara menuju Sorowako, kalian bisa menggunakan jalur udara dengan memilih maskapai penerbangan yang melayani rute Makassar-Sorowako. Perjalanan melalui udara ini menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam. Sorowako merupakan salah satu desa di Kabupaten Luwu Timur. Kalian dapat menyewa kendaraan di sini. Perlu waktu sekitar 30 menit dari Sorowako menuju Danau Towuti.

Hasil gambar untuk danau towuti

(gambar: http://myindonesian12.blogspot.com/)

Danau Towuti buka selama 24 jam setiap harinya. Meskipun begitu, sangat tidak disarankan untuk mengunjungi tempat wisata ini pada malam hari. Tidak adanya penerangan yang mencukupi dan tidak ada yang bisa dinikmati merupakan alasan untuk tidak berkunjung ke Danau Towuti pada siang hari. Objek wisata ini juga tidak memiliki tarif tiket masuk sehingga sangat ramah di kantong para wisatawan. Meskipun begitu, kalian tetap harus mempersiapkan dana untuk transportasi menuju Danau Towuti.

Hasil gambar untuk danau towuti sunset

(gambar: https://tekno.tempo.co/)

Bagi wisatawan yang telah mengunjungi Danau Towuti mungkin telah sepakat apabila danau ini layak menjadi objek wisata favorit yang ada di Luwu Timur bahkan Sulawesi Selatan. Hamparan air dengan warna birunya ditambah pepohonan hijau yang rindang mengelilingi danau menciptakan suasana yang santai tanpa batas. Keindahan dari Danau Towuti ini bertambah menjadi berlipat ganda ketika adanya fenomena pancaran sinar matahari atau yang biasa kita kenal dengan sunset dan sunrise. Pada saat momen itu lah, banyak sekali wisatawan yang mengabadikan momen ini di kamera atau smartphone mereka. Satu lagi yang membuat Danau Towuti ini menarik untuk dikunjungi yaitu jernihnya air danau seperti cermin. Ketika kalian berada di tepi danau atau menaiki perahu di tengah danau, kalian dapat memandangi wajah kalian dengan jelasnya karena saking jernihnya air yang dimiliki oleh Danau Towuti.

 

 

 

 

 

Menikmati kenindahan Danau Towuti dari pinggir danau tentu sangat kurang. Kalain perlu menjelajahi setiap sudut dari danau ini. Sewa lah kapal nelayan yang tersedia di pinggir danau dan berkeliling mengitarai seluruh sudut danau. Kalian akan dibuat berdecak kagum akan keindahan alam dengan mengitari danau terluas nomor dua di Indonesia ini. Sembari mengitari danau, berhenti di tengah danau lalu memancing ikan juga menjadi aktivitas pilihan yang sangat seru untuk dilakukan. Suasana yang hening jauh dari hirup pikuk kota akan mampu melepaskan beban pikiran kalian yang mungkin selalu mengguruimu.

Hasil gambar untuk memancing di danau towuti

(gambar: https://www.idntimes.com/)

Selain terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa, Danau Towuti ini juga menjadi sebuah ekoregion. Ekoregion merupakan wilayah dimana terdapat karakteristik flora, fauna, serta lingkungannya yang mirip. World Wildlife Fund atau yang biasa disingkat dengan WWF merupakan sebuah badan non pemerintah internasional yang bergerak di bidang konservasi, penelitian, dan restorasi lingkungan. Danau Towuti termasuk ke dalam jenis danau tektonik yang oligotrofik berdasarkan proses terjadinya. Hal ini lah yang mengindikasikkan Danau Towuti memiliki air jernih, mengandung sedikit bahan organik, namun kaya oksigen. Dengan kondisi geografis seperti itu, tinggal lah beberapa spesies flora dan fauna endemik di Danau Towuti. Sebut saja ikan buttini, ikan pangkilang, hingga udang harlequin merupakan fauna endemik dari Danau Towuti. Oleh karena itu, WWF menetapkan Danau Towuti sebagai ekoregion.

Hasil gambar untuk lawa ikan dan dange

(gambar: https://tambahwawasanapasaja.blogspot.com/)

Bagi kalian yang ingin menikmati hidangan khas Luwu Timur, kalian dapat dengan mudah warung makanan yang menjual Lawa’. Lawa’ merupakan makanan khas Luwu Timur. Sering kali, kuliner ini dijuluki sebagai sashiminya Luwu. Untuk membuat Lawa’, dibutuhkan ikan dengan jenis teri, sarden, ataupun kembung kecil. Ikan-ikan tersebut direndam dalam jeruk nipis khas Sulawesi yang bernama lemogona. Setelah warna dagingnya berubah menjadi putih, ikan tersebut dicampur dengan cabai dan garam yang kemudian disangrai dengan parutan kelapa. Lawa’ ini beteksturkan renyah dan paling enak dinikmati dengan dange (sagu bakar).

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.