Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Melepas Penat Dengan Segarnya Air Terjun Matayangu
Tags : #airterjun #matayangu #ntt #

Nusa Tenggara Timur memang sangat terkenal dengan padang savana yang membentang luas, hamparan laut biru yang luas dengan pantai yang mempunyai ciri khas, hingga keunikan Pulau Komodonya. Namun dibalik segala keindahannya tersebut, NTT masih menyimpan secuil surga berupa pesona alam dari air terjun. Seperti yang kalian ketahui, banyak sekali air terjun yang menjadi pilihan utama wisatawan seperti Air Terjun Tanggedu, Lapopu, dan Waimarang. Selain ketiga nama tersebut, masih ada satu lagi air terjun yang tak kalah kerennya yaitu Air Terjun Matayangu.

Hasil gambar untuk air terjun matayangu

(gambar: http://excellenttourstravel.com/)

Hasil gambar untuk air terjun matayangu

(https://www.picuki.com/)

Air Terjun Matayangu ini cukup unik. Air terjun ini bisa memiliki dua air terjun. Pada saat musim kemarau atau sangat jarang terjadi hujan, air terjun ini hanya memiliki satu air terjun dengan ketinggian 75 meter. Namun hal ini akan berbeda ketika hujan turun. Pada saat hujan, air terjun ini akan memiliki 2 air terjun. Air yang mengalir pada air terjun ini berasal dari sungai yang berada 130 meter di atas permukaan sungai Matayangu. Terdapat sebuah kolam dengan air warna biru yang berada di bawah tepat air terjun ini. Para wisatawan pun dapat menikmati segarnya air terjun dari kolam ini

Hasil gambar untuk bandara waingapu

(gambar: https://pergimulu.com/)

Air Terjun Matayangu ini masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Manupe atau lebih tepatnya di Manurara, Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai di air terjun ini, dibutuhkan waktu yang cukup lama. Pertama, kalain harus terbang terlebih dahulu menuju bandara di Waingapu. Setelah itu, perjalnan kalian harus berlanjut menuju Waikabubak. Jarak yang kalian tempuh untuk sampai di Wakikabubak adalah 135 km. Sesampainya di Waikabubak, perjalanan masih berlanjut hingga sampai di kawasan Taman Nasional Manupe. Diperlukan waktu sekitar 30 menit dengan jarak tempuh kurang lebih 16 km, kalian akan sampai di Taman Nasional Manupe.

Hasil gambar untuk air terjun matayangu

(gambar: https://gramho.com/)

Destinasi wisata Air Terjun Matayangu ini tidak memiliki jam operasional resmi atau dengan kata lain buka selama 24 jam. Hal ini tentunya dapat membuat jam berkunjung kalian ke wisata ini lebih fleksibel. Namun, sangat disarankan datang ke tempat wisata ini sebelum gelapnya malam tiba karena di sini masih sangat minim penerangan. Bagi kalian yang ingin mengunjungi objek wisata ini, kalian akan dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp. 15.000.  Harga tersebut berlaku pada setiap hari tanpa terkecuali. Sangat terjangkau sekali, bukan? Dengan harga yang sangat murah, kalian bisa merasakan sensasi berenang di air terjun yang sangat eksotis ini.

Hasil gambar untuk air terjun matayangu darii atas

(gambar: https://www.superadventure.co.id/)

Air Terjun Matayangu ini juga memiliki sebuah mitos yang berkembang di kalangan masyarakat layaknya sebuah objek wisata alam lainnya. Keunikan air terjun ini terletak pada kedalaman air terjun yang tak pernah terjangkau. Kisah ini berawal dari seorang turis asing yang mencoba mencari kedalaman air terjun ini. Ia telah bersiap dengan 5 roll tali yang disambungkan. Satu roll tali ini memiliki panjang sekitar 500 meter. Kemudian, dia mulai mengukur kedalaman air terjun in. Ketika roll talinya sudah tiada sisa, si turis ini tak pernah menyentuh dasar permukaan sungai. Setelah kejadian ini, sudak tiada lagi satu pun orang yang mencobanya. Berkembang mitos juga terdapat sebuah gurita raksasa berada di dasar air terjun. Mitos ini semakin menguat dengan adanya warga yang pernah melihat gurita raksasa yang sedang berjemur di dekat batu sungai. Perlu kalian ketahui, Air Tejrun Matayangu ini terhubung langsung dengan laut Wanokaka yang berada di sebelah selatannya

Hasil gambar untuk berenang di air terjun matayangu

(gambar: http://blog.ivacanza.co/)

Air Terjun Matayangu ini memang sangat terkenal dengan kejernihan airnya yang tiada duanya. Namun, ada beberapa komponen lainnya yang menjadikan air terjun ini sangat elok dipandang. Tebing-tebing cantik yang mengelilingi air terjun beserta rimbunnya pepohonan di sekeliling juga menjadi elemen penting dari keindahan Air Terjun Matayangu. Ketika sudah berada di air terjun yang begitu mempesona ini, jangan lupa untuk menjajal kesegaran airnya dengan berenang di kolam yang tepat berada di bawah air terjun. Segarnya dan jernihnya air di air terjun ini akan membuat para wisatawan betah berenang lama-lama di sini. Melompat dari batuan yang terpendek ke dalam kolam juga menjadi aktivitas seru di air tejrun ini.

Hasil gambar untuk berenang di air terjun matayangu

(gambar: http://berita.baca.co.id/)

Selain berenang, kalian juga bisa berpose dengan mengandalkan latar belakang air terjun yang sangat cantik. Gerujukan air terjun dari sungai di atasnya, bebatuan tersusun secara tak teratur, hijaunya pepohonan, dan birunya langit akan menjadi elemen pelengkap kalian jika berfoto di Air Terjun Matayangu ini. Tentunya, hasil foto kalian akan instagramable sekali dan tidak kalah menariknya jika diunggah ke akun sosial media kalain.

Hasil gambar untuk pata'u ni

(gambar: http://submitfree.esy.es/)

Setelah puas dengan berfoto atau berenang, kini giliran kalian menjajal makanan khas Kabupaten Sumba Tengah. Namun, kalian tidak dapat menjumpainya di lokasi wisata ini. Kurangnnya fasilitas pendukung seperti tempat makan dan jalanan yang masih ada sebagian yang rusak merupakan poin negatif dari destinasi wisata ini. Namun, kalian tak pelru khawatir jika ingin menjajal kuliner khas Sumba Tengah. Salah satu kuliner khas Sumba yang menjadi favorit adalah manu pata’u ni. Olahan kuliner ini berbahan dasarkan ayam yang dicampur dengan santan. Daging ayam ini dilumuri bumbu dan dimasak hingga empuk sehingga menimbulkan teksur yang empuk dan rasa yang lezat.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.