Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Seruling Samudra Hingga Batuan Sphinx Yang Menjadi Andalan di Pantai Klayar
Tags : #klayar #seruling #samudra #pacitan

Selain terkenal dengan kota seribu guanya, Pacitan juga dikenal banyak wisatawan dengan pantai-pantainya yang eksotis. Pantai Telengria dan Pantai Banyutibo merupakan contoh pantai di Pacitan yang sudah dikenal publik. Ada satu lagi pantai di Pacitan yang sungguh eksotis. Nama pantai ini adalah Pantai Klayar. Kepopuleran Pantai Klayar ini juga tak kalah dengan pantai-pantai lainnya di Pacitan. Pantai yang termasuk dalam gugusan pantai selatan jawa ini menyimpan beraneka ragam pesona alam yang tak dimiliki oleh pantai lainnya di luar sana. Berbatasan langsung dengan Samudra Hindia menjadikan ombak yang menggulung di Pantai Klayar ini cukup besar. Sadar akan keindahan alam yang dimiliki oleh Pantai Klayar, Pemerintan Pacitan telah menetapkan Pantai Klayar sebagai pantai komersil dimana sarana dan prasarana yang ada di pantai ini telah dikembangkan dengan baik.

Hasil gambar untuk seafood di pantai klayar

(gambar: https://pacitanku.com/)

Hasil gambar untuk jls pacitan

(gambar: https://www.kabarbanyuwangi.info/)

Pantai Klayar ini berlokasi di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Dari pusat kota Pacitan, kalian harus menempuh jarak sekitar 34 dengan waktu tempuh sekitar 1 jam untuk mencapai Pantai Klayar. Transportasi umum yang bisa mengantarkan kalian dari pusat kota menuju pantai hanya lah ojek dan taksi umum. Sangat disarankan bagi kalian yang ingin mengunjungi Pantai Klayar untuk membawa kendaraan atau menyewa kendaraan untuk kemudahan mobilitas. Rute yang akan kalian lewati yaitu Jalan Nasional dan Jalan Pringkuku. Jika melewati jalan tersebut, kalian pasti akan melewati Gua Gong juga gua yang sangat terkenal di Pacitan. Kondisi jalanannya pun sudah cukup baik walaupun medan yang akan kalian lewati yaitu berupa tanjakkan dan kelokan.

Hasil gambar untuk loket pantai klayar

(gambar: https://pacitanku.com/)

Biaya tiket masuk ke Klayar dibedakan menjadi dua jenis yaitu dewasa dan anak-anak. Tarif yang dikenakan untuk tiket masuk kategori dewasa adalah Rp. 10.000. Sedangkan untuk anak-anak, hanya perlu membayar Rp. 5.000 per orang. Selain itu, kalian juga akan dikenai tarif parkir bagi yang membawa kendaraan. Untuk mobil tarifnya yaitu Rp. 5.000 dan sepeda motor hanya Rp. 2.000. Pantai Klayar buka 24 jam selama seminggu. Dengan dibukanya selama 24 jam, kalian akan mudah mengatur waktu berkunjung ke Pantai Klayar. Jam terbaik mengunjungi Pantai Klayar yaitu pada saat sore hari menjelang tenggelamnya matahari di ufuk barat.

Hasil gambar untuk pantai klayar drone

(gambar: https://www.idntimes.com/)

Keindahan Pantai Klayar ini dapat kalian lihat dari gradasi warna pasir pantainya yang mempesona. Pasir lembut yang menjadi karakteristik dari Pantai Klayar ini memiliki dua warna berbeda yaitu putih dan cokelat. Warna putih pasir ini dapat kalian temui di dekat daratan. Sedangkan warna cokelat pasir ini berada di bibir pantai yang mendekati air laut. Gradasi warna unik ini akan sangat indah apabila dilihat dari ketinggian menggunakan kamera drone. Menghabiskan waktu di lembutnya pasir Pantai Klayar dengan bermain istana pasir bersama teman dan keluarga menjadi aktivitas yang tak boleh dilewatkan jika berwisata di Pantai Klayar.

Hasil gambar untuk batu karang sphinx di pantai klayar

(gambar: https://pacitanku.com/)

Yang sedikit membedakan Pantai Klayar dengan pantai lainnya yaitu tersebarnya batuan karang di sepanjang pantai. Batuan karang yang tersebar di pantai ini berukuran besar. Besarnya ukuran batuan karang ini juga berfungsi sebagai pemecah ombak sebelum menuju pantai. Jadi ombak yang menghampiri pantai tidak begitu besar datangnya. Menariknya, dari bebatuan karang yang tersebar, terdapat satu batuan karang yang bentuknya menyerupai patung Sphinx. Patung Sphinx merupakan patung singa yang menjadi ciri khas negara Mesir. Walaupun tidak sama persis dengan patung Sphinx yang asli, siluet dari batuan ini sangat lah mirip dengan Sphinx. Batu karang Sphinx ini menjadi objek spot berfoto yang paling diminati di Pantai Klayar.

Hasil gambar untuk seruling samudra klayar

(gambar: https://nasional.tempo.co/)

Ada satu lagi daya tarik dari Pantai Klayar yang menjadi suatu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak wisatawan. Namanya adalah seruling samudra.  Seruling samudra ini sebenarnya hanyalan sebuah batuan karang. Namun, batuan karang ini tak biasa. Batuan karang ini dapat mengeluarkan semburan air yang bersal dari laut melalui lubang-lubang batuan karang. Ketika angin dan air laut menembus lubang ini, keluarlah bunyu seperti seruling yang berasal dari batuan karang ini. Oleh karena itu, banyak sekali wisatawan atau masyarakat yang sepakat untuk menjuluki batuan karang tersebut dengan seruling samudra. Pada saat air laut sedang pasang yaitu sekitar jam 9 pagi hingga 4 sore, batuan karang atau seruling samudra ini memancarkan air hingga setinggi 15 meter. Panorama yang elok ini akhirnya menimbulkan kesan bak air mancur di tengah laut.

Hasil gambar untuk seafood di pantai klayar

(gambar: http://homestaypacitan.com/)

Bagi kalian yang lapar dan ingin mencari sesuatu yang mengenyangkan perut, Pantai Klayar ini sudah dilengapi dengan warung penjual makanan. Makanan yang sering menjadi perburuan wisatawan adalah olahan seafoodnya. Karena berlokasi di dekat laut, maka mendapatkan bahan yang berasal dari laut bukan lah hal yang susah dilakukan. Aneka olahan seafood mulai dari ikan, udang, kerang, kepiting, hingga gurita yang dimasak dengan dibakar atau digoreng dapat kalian jumpai di warung sepanjan Pantai Klayar ini. Menikmati keindahan Pantai Klayar dengan suguhan es degan atau kelapa muda juga sangat sayang apabila kalian lewatkan.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.