Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Seperti Berada di Atas Awan, Danau Habema Penuh Dengan Pesona
Tags : #danau #papua #atasawan #jayapura #wamena

Papua, pulau terbesar yang terletak di ujung timur Indonesia ini memang terkenal dengan bentangan alamnya yang sungguh menakjubkan dan beda dari lainnya. Siapa yang tidak kenal dengan Pegunungan Jaya Wijaya? Benar sekali, gunung dengan puncak paling tinggi di Indonesia ini dihujani salju walaupun Indonesia termasuk ke dalam negara tropis. Selain memiliki puncak tertinggi, Pulau Papua juga memiliki bentangan alam tertinggi di Indonesia. Bentang alam ini merupakan sebuah danau yang terletak di Kabupaten Wamena. Danau yang dimaksud adalah Danau Habema. Berada di Danau Habema akan membuat kalian seperti berdiri di atas awan karena letak dari danau ini yang berada di 3.225 mdpl.

Hasil gambar untuk danau habema

(gambar: https://pesona.travel/)

Hasil gambar untuk perjalanan menuju danau habema

(gambar: https://berjalanterus.com/)

Danau Habema atau yang memiliki nama asli Yuginopa ini terletak dalam kawasan Taman Nasional Lorentz, Kabupaten Wamena, Papua. Untuk mencapai ke danau eksotis ini, kalian harus menempuh jarak sekitar 48 km dari pusat kota Wamena. Tentu saja, sangat dibutuhkan waktu dan tenaga yang lebih agar sampai di Danau Habema ini. Kondisi jalanan yang terjal serta kontur tanah berupa perbukitan menjadi tantangan tersendiri bagi siapa saja yang ingin mendatangi Danau Habema. Hal ini lah yang menyebabkan waktu tempuh menuju Danau Habema menjadi lama. Biar pun lama, kalian dipastikan tidak akan merasa bosan. Pasalnya, pemandangan di sepanjang jalan menuju Habema begitu menakjubkan. Karena belum adanya transportasi umum yang mengantarkan kalian ke tempat tujuan, kalian harus menggunakan kendaraan roda empat pribadi atau sewaan agar bisa sampai di Danau Habema.

Hasil gambar untuk pintu masuk danau habema

(gambar: http://www.ujungmimpi.com/)

Tidak jauh beda dengan objek wisata lainnya, Danau Habema juga tidak memiliki jam operasional. Oleh karena itu, objek wisata ini buka selama 24 jam setiap harinya. Hal ini tentu juga membuat kalian mudah mengatur waktu berkunjung ke Danau Habema. Meskipun begitu, mengunjungi Danau Habema pada malam hari bukan lah suatu pilihan tepat karena tidak adanya panorama yang bisa dinikmati. Di samping itu, penerangan yang masih minim juga akan menghalangi jalan kalian untuk pergi ke Danau Habema. Objek wisata Danau Habema ini tidak menerapkan biaya tiket masuk. Walaupun begitu, kalian masih perlu mengeluarkan biaya untuk biaya transportasi dan guide yang mengantarkan kalian menuju Danau Habema.  

Hasil gambar untuk danau habema dan puncak trikora

(gambar: https://komunitasweko.wordpress.com/)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Danau Habema ini merupakan danau tertinggi di Indonesia karena terletak berada di 3.225 mdpl. Oleh karena itu, banyak orang yang memberikan julukan pada danau ini yaitu danau di atas awan. Sebelum dikenal dengan nama Habema, orang-orang menamai danau ini yaitu Danau Yuginopa. Nama Habema ini berasal dari nama seorang perwira Belanda yang menginisiasi ekspedisi ke puncak Trikora diamana letak dari danau ini cukup dekat dengan Puncak Trikora pada tahun 1909. Maka dari itu, pemandangan puncak Trikora sangat terlihat jelas dari Danau Habema ini jika cuaca tidak berkabut. Waktu terbaik mengunjungi Danau Habema adalah pada saat pagi hari. Pada pagi hari itu lah, gunung yang berselimut salju dan kabut tipis serta hijaunya hamparan padang rumput dan warna-warni bunga yang akan membuat mata kalian terpana pada pesona alam Danau Habema.

Hasil gambar untuk danau habema salju

(gambar: https://liamaliahh.blogspot.com/)

Perasaan kagum pun sering menginggapi hati para wisatawan yang berkunjung ke Danau Habema ini karena terpukau oleh keindahan alam yang dimiliki Danau Habema. Salju yang menyelimuti Gunung Trikora dengan kabut tipis seraya menyapa menjadi hal pembeda dari Danau Habema dengan danau-danau lainnya di Indonesia. Karena Danau Habema ini berada di ketinggian yang cukup tinggi dan berhadapan langsung dengan gunung yang diselimuti salju, maka suhu udara yan kerap kali dirasakan jika berada di danau ini berkisar antara 10 hingga 0 derajat celcius. Pasti kebayang kan betapa dinginnya jika lagi liburan di Danau Habema ini. Oleh karena itu, pakaian tebal seperti jaket, sweater, dan lain-lainnya menjadi barang wajib yang harus kalia bawa jika berkunjug di Danau Habema.

Hasil gambar untuk fauna papua di taman nasional

(gambar: https://www.indonesia.go.id/)

Selain pesona alamnya yang begitu menyejukkan mata, Danau Habema ini juga terkenal dengan aneka flora dan faunanya yang tersebar di sekitar danau. Perlu kalian ketahui, Danau Habema terletak di kawasan hutan lindung dimana flora dan faunanya juga dilindungi. Hutan lindung yang menempati tanah seluas 24.864 km persegi ini berada tepat di persimpangan dua lempeng benua yang saling bertemu. Karena iklimnya yang berbeda dengan wilayah Indonesia lainnya, maka flora dan fauna yang menempati wilayah ini juga tentu berbeda dengan wilayah Indonesia lainnya. Tipe flora dan fauna yang begitu melekat di wilayah ini yaitu tipe Australia. Hal ini lah yang menyebabkan kalian dapat dengan mudah menemukan hewan bertipe Australia seperti kanguru pohon, burung kasuari, burung beo, dan lain-lainnya. Tercatat, ada lebih dari 630 jenis burung dan 123 jenis mamalia yang tinggal di kawasan hutan lindung ini.

Hasil gambar untuk memancing di danau habema

(gambar: https://www.yukpiknik.com/)

Jika kalian bertanya tentang aktivitas apa yang bisa dilakukan di sini? Jawabannya tentu banyak sekali. Kalian bisa melakukan berbagai macam aktivitas menarik ketika berkunjung ke Danau Habema. Salah satunya yaitu berkeliling mengitari danau menggunakan perahu nelayan. Menyaksikan secara langsung setiap sudut danau dan merasakan dinginnya air yang ada tentu membuat pengalaman berliburmu lebih berwarna. Akan lebih seru lagi jika kalian memancing di danau ini. Ikan air tawar yang begitu khas Danau Habema dapat kalian jumpai. Setelah memancing, kalian dapat membawa pulang hasil tangpakan dan memasakknya di kota. Dan tak boleh ketinggalan juga yaitu mengabadikan setiap momen yang terjadi di Danau Habema. Kabut tipis yang menghampiri dikala sang surya mulai menunjukkan dirinya akan menjadi kenangan manis jika terekam dalam sebuah layar hp pintar atau pun tustel masa kini.

Hasil gambar untuk udang selingkuh khas wamena

(gambar: https://www.njajan.com/)

Selepas beraktivitas penuh di Danau Habema, kini waktunya kalian untuk mengenyangkan perut. Ada banyak sekali pilihan makanan khas yang bisa kalian coba jika berada di Danau Habema atau Wamena. Salah satu kuliner yang berkaitan erat dengan Wamena dan Danau Habema yaitu udang selingkuh. Cukup unik kan namanya? Udang selingkuh sesungguhnya merupakan udang bertubuh besar dengan capitnya yang cukup besar seperti kepiting. Mengapa udang ini dinamakan selingkuh? Udang ini dinamakan selingkuh karena hewan ini merupakan hasil persilangan antara udang dan kepiting. Udang ini biasanya diolah dengan berbagai cara. Direbus, digoreng, dan juga disajikan dengan olahan bumbu saus tiram, saus mentega, juga saus padang. Olahan udang selingkuh ini paling cocok disantap dengan sayur bunga pepaya atau sayur kangkung.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.