Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Pulau Tomia, Pulau Hijau Dengan Alam Bawah Lautnya Yang Memikat Perhatian
Tags : #tomia #pulau #bawahlaut #indah

Kepopuleran Taman Nasional Wakatobi kini memang sudah tak bisa dibendung lagi. Telah banyak turis asal Indonesia maupun mancanegara yang mengagumi suguhan alam berupa panorama bawah laut yang diberikan oleh Wakatobi. Bahkan, popularitas Wakatobi ini akan terus meningkat seiring terpilihnya Taman Nasonal Wakatobi menjadi Top 10 Destinasi Prioritas Indonesia yang kini sedang gencar-gencarnya digalakkan oleh pemerintah. Dalam Taman Nasional Wakatobi ini terdapat banyak pulau-pulau yang sungguh menawan. Salah satu pulau yang wajib kalian tuju ketika di Wakatobi adalah Pulau Tomia. Jika Wakatobi terkenal dengan bawah lautnya, Pulau Tomia ini juga menyuguhkan pemandangan daratannya sebagai salah satu daya tarik dari pulau ini.

Hasil gambar untuk pulau tomia

(gambar: https://www.indonesiakaya.com/)

Hasil gambar untuk perjalanan menuju pulau tomia

(gambar: https://lostpacker.com/)

Letak dari Pulau Tomia ini berada sebelah selatan Pulau Kaledupa dan sebelah utara dari Pulau Binongko atau lebih tepatnya di gugusan kepulauan Tukang Besi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Bagi kalian yang melakukan perjalanan dari luar pulau, kalian bisa langsung memilih rute penerbangan menuju Bandara Matahura di Wakatobi dengan transit terlebih dahulu di Kendari. Opsi lainnya yaitu, kalian turun di Bandara Kendari kemudian melanjutkan perajalanan dengan menggunakan kapal. Kapal ini akan mengantarkan kalian langsung ke Pulau Tomia. Dengan adanya dua pilihan transportasi umum ini tentu memudahkan kalian dalam menentukan transportasi paling nyaman versi kalian.

Hasil gambar untuk pulau tomia senja hari

(gambar: https://pesona.travel/)

Bagi kalian yang ingin mendatangi pulau penuh pesona ini, kalian tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Namun, jika kalian ingin snorkeling atau diving, kalian perlu mengeluarkan uang yang berkisar antara Rp. 500.000 hingga Rp. 1.000.000. Biaya tersebut sudah termasuk dengan biaya menyewa peralatan. Pulau Tomia bua setiap harinya selama 24 jam. Dengan dibukanya selama 24 jam, ini tentunya akan membuat para wisatawan mudah dalam memilih waktu jam berkunjung. Namun, untuk waktu snorkeling dan diving dibuka mulai dari jam 07.00 hingga 18.00 WITA.

Hasil gambar untuk pulau tomia

(gambar: https://travelwisataindonesia.com/)

Pulau Tomia terdiri dari dua kecamatan. Pertama yaitu Kecamatan Tomia Timur yang berpusatkan di Usuku. Kedua adalah Kecamatan Tomia Induk  dengan Waha sebagai pusat dari kecamtan ini. Lalu, desa yang mendiami pulau ini mencapai delapan belas desa yang dihuni oleh beberapa suku di Indonesia seperti Suku Bugis, Bajo, Buton, dan Jawa. Aktivitas menarik yang bisa kalian lakukan di atas daratan Pulau Tomia adalah mengelilingi setiap sudut pulau. Hanya diperlukan waktu 2 jam saja untuk dapat berkeliling ke seluruh penjuru pulau. Hal ini dikarenakan luas Pulau Tomia ini merupakan luas pulau paling kecil diantara pulau di gugusan Kepulauan Wakatobi. Di sini, kalian akan menjumpai bukit-bukit, lembah dan savana yang membentang luas. Selain itu, situs peninggalan sejarah berupa Benteng Patuha juga akan kalian jumpai selagi menjelajahi Pulau Tomia. 

Hasil gambar untuk snorkeling di pulau tomia

(gambar: https://lapaktrip.com/)

Berlokasi di kawasan segitiga terumbu karang dunia, tak heran jika Pulau Tomia memiliki koleksi terumbu karang yang masih terawat dan terjaga dengan air lautnya yang sangat jernih. Hal tersebut menjadikan panorama bawah laut Tomia menjadi surga bagi mereka yang hobi dengan snorkeling atau pun diving. Suasana snorkeling atau divingdatangnya sunset. Panorama khas perpaduana ntara warna langit dan jernihnya air laut ini mem kalain akan semakin lengkap jika kalian lakukan pada saat sore hari menjelang astikan Pulau Tomia ini memang layak untuk dikunjungi. Di sini, terdapat banyak sekali spot menyelam yang sangat populer seperti Ali Reef, Roma, Cornucopia, House Reef, Teluk Maya, dan lainnya. Tercatat, spot menyelam ini jumlahnya hingga 28 titik. Dengan demikian, para wisatawan tinggal memilih untuk menyelam di spot yang mana.

Hasil gambar untuk spot Cornucopia pulau tomia

(gambar: https://pesona.travel/)

Jika menyelam diantara beberapa spot diving yang sudah disebutkan di atas, kalian akan menemukan keunikan dan karakteristik pada setiap spotnya. Pada spot Cornucopia, para wisatawan yang diving bisa menemukan jenis terumbu karang yang menyerupai tembok vertikal yang berada di kedalaman 20-25 meter. Lalu, jika ingin melihat warna-warninya terumbu karang, kalian tinggal menuju ke Roma Reef. Tentu saja, pada saat menyelam kalian akan ditemani dengan ikan lucu menggemaskan yang berenang sliweran kesana kemari. Perlu kalian ketahui juga, jenrihnya air laut pada Pulau Tomia memungkinkan bagi siapa saja yang menyelam untuk melihat dalamnya perairan hingga 15 meter. Oleh karena itu, tak heran jika banyak sekali penyelam yang mengabadikan momen mereka di bawah laut Pulau Tomia. Bagi kalian pemula dalam hal menyelam, tenang saja karena di pulau ini sudah terdapat dive center lengkap dengan instrukturnya yang siap membantu kalian dalam melakukan aktivitas snorkeling atau diving.

Hasil gambar untuk pantai pulau tomia

(gambar: http://www.pasirpantai.com/)

Selain menikmati keindahan bawah lautnya, kalian juga akan disuguhkan dengan pantai yang sangat eksotis yaitu Pantai Hu Un Tete. Pantai berpasir putih ini merupakan pantai terpanjang yang adai di Pulau Tomia. Hamparan luas laut biru dengan pasir lembutnya ditambah pepohonan kelapa yang meneduhkan sebagian bibir pantai membuat banyak sekali wisatawan yang menghabiskan waktunya di pantai ini dengan bersantai. Bermain air di tepian pantai juga menjadi suatu hal yang mengasyikkan di sini karena ombak yang ada pada pantai ini tidak terlalu besar.

Hasil gambar untuk kasoami

(gambar: https://makassarinside.com/)

Jika sudah berada di Pulau Tomia, jangan lupa juga untuk menjajal hidangan khasnya dari pulau ini. Ketika ditanya makanan khas apa yang terkenal di Pulau Tomia, mungkin banyak masyarakat Pulau Tomia yang menjawabnya dengan kasoami. Kasoami merupakan kuliner khas Pulau Tomia yang berbentuk seperti kerucut. Rasa yang dominan dari kuliner ini adalah rasa manisnya. Teksturnya yang seperti roti tawar membuat kasoami ini nikmat disantap bersama teh hangat. Untuk menemukan kuliner khas ini, kalian dapat menjumpainya di beberapa warung makanan yang ada di Pulau Tomia. Jadi jangan sampe ketinggalan ya untuk menyantap kuliner khas yang satu ini.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.