Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Air Terjun Sidoharjo, Menawan dan Tertinggi di Jogja
Tags : #airterjun #jogja #tertinggi

Nama Jogja sebagai salah satu ikon pariwisata di Indonesia nampaknya sudah tidak diragukan lagi. Selain Pulau Bali, Jogja juga menjadi jujukan favorit para wisatawan lokal maupun internasional. Beranekaragamnya objek wisata keren yang terletak di Jogja seperti keraton, Gunung Merapi, Parangtritis, Malioboro, dan lainnya menjadi alasan utama banyak wisatawan yang datang ke Jogja. Selain nama-nama beken tersebut, Jogja masih menyimpan banyak sekali objek wisata yang sungguh sayang apabila kalian lewatkan begitu saja. Salah satunya adalah Air Terjun Sidoharjo. Wisata alam berupa air terjun sangat lah jarang ditemukan di Jogja. Oleh karena itu, adanya Air Terjun Sidoharjo ini diharapkan mampu menambah variasi objek wisata yang ada di Jogja.

Air Terjun Sidoharjo | Lokasi, Rute, Foto & Harga Tiket Masuk 2020

(gambar: https://www.kartanesia.com/)

Curug Sidoharjo, Air Terjun Cantik Asli Kulon Progo

(gambar: https://travel.detik.com/)

Nama Air Terjun Sidoharjo ini dipilih karena letaknya yang berada di Desa Sidoharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Air terjun ini juga masih berada di satu kawasan dengan Bukit Menoreh. Apabila kalian dari pusat kota Yogyakarta, jarak yang akan kalian tempuh yaitu sekitar 30 km dengan estimasi waktu kurang lebih 1 jam. Perlu perjuangan untuk mencapai lokasi wisata ini karena jalanan menuju lokasi wisata ini yang sempit dan banyak tanjakan. Untuk mengakses objek wisata ini, kalian hanya bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan karena belum adanya akses transportasi umum yang bisa mengantarkan kalian ke Air Terjun Sidoharjo. Dari titik nol Jogja, arahkan kendaraan kalian menuju Jalan Wates, Godean, hingga Samigaluh. Tak lama dari Samigaluh, kalian akan sampai di Sidoharjo. Ikuti petunjuk jalan yang ada atau menggunakan panduan GPS untuk menemukan Air Terjun Sidoharjo ini.

Curug Sidoharjo Yogya | GudegNet

(gambar: https://gudeg.net/)

Jam operasional yang berlaku di Air Terjun Sidoharjo yaitu 24 jam setiap harinya. Karena tidak ada jam tutupnya, wisatawan yang ingin mengunjungi Air Terjun Sidoharjo ini bisa mengatur waktunya sendiri. Walaupun bisa mendatangi air terjun ini setiap saat, sangat tidak disarankan bagi kalian untuk datang pada malam hari. Tidak adanya penerangan yang memadai dan panorama alam yang dapat dinikmati menjadi alasan untuk tidak datang pada malam hari. Objek wisata ini juga ramah di kantong para wisatawan karena tidak adanya tarif tiket masuk yang dikenakan atau dengan kata lain gratis. Meskipun tidak ada tarif tiket masuk, kalian akan dikenakan tarif parkir kendaraan motor. Untuk sepeda motor, tarif yang dikenakan yaitu Rp. 2.000 dan mobil sebesar Rp. 5.000.

Curug Sidoharjo | dinas pariwisata kulon progo

(gambar: https://dinpar.kulonprogokab.go.id/)

Sesampainya di tempat parkir, kalian masih perlu berjalan lagi memasuki hutan sekitar 30 menit untuk bisa sampai tepat di bawah Air Terjun Sidoharjo. Selama perjalanan menuruni bukit, pepohonan rindang berwarna hijau akan menjadi teman perjalanan kalian. Udara sejuk yang dihasilkan oleh banyaknya pepohonan ini lah yang membuat kalian merasa tak capek ketika memasuki hutan. Selain rindangnya pohon hijau, kalian juga akan mendapati bunga warna-warni yang saling bermekaran. Kesan asri dan sejuk pun sangatlah terasa apabila berada di sekitar Air Terjun Sidoharjo ini. Perjalanan ini semakin seru karena banyak monyet berkeliaran di sekitar hutan. Namun, kalian perlu hati-hati agar barang bawaan kalian tidak diambil oleh monyet-monyet liar ini. Perasaan kalian akan semakin dibuat takjub oleh tempat ini karena keindahan gemuruh air yang turun dari atas bukit.

Air Terjun Sidoharjo, Curug Perawan dan Tertinggi di Kulon Progo ...

(gambar: https://eksotisjogja.com/)

Panorama tebing tinggi dimana arus air yang mengalir ke bawah sangaltlah deras menjadi objek utama yang disuguhkan oleh Air Terjun Sidoharjo ini. Melihat hal tersebut tentu akan susah bagi kalian menahan diri untuk tidak berenang di air terjun ini. Oleh karena itu, kalian perlu menyiapkan pakaian ganti terlebih dahulu dari rumah. Walaupun air yang mengalir dari atas bukit tebing cukup lah deras, namun air yang berada di bawahnya atau di sungai cukup tenang. Hal ini lah yang memungkinkan kalian untuk berenang di bawah air terjun tertinggi di Jogja.

Air Terjun Sidoharjo, Air Terjun Tertinggi Di Seantero Bumi Jogja

(gambar: https://www.nativeindonesia.com/)

Dengan tebing setinggi 75 meter dan kemiringian 90 derajat, Air terjun Sidoharjo ini layak menyandang sebutan sebagai air terjun tertinggi di Jogja. Karena masih belum lengkapnya fasilitas pendukung, kalian bisa membawa pelampung atau ban karet sendiri dari rumah. Berenang sambil menikmati kedamaian dan hawa sejuk khas perbukitan tentu memberikan suatu suasana yang berbeda dengan liburan sebelumnya. Ditambah lagi tumbuhan hijau yang berada di dasar laut semakin mempercantik Air Terjun Sidoharjo ini. Beban sebelumnya yang terpikirkan pun tiba-tiba hilang seiring kalian menikmati suguhan alam ini.

Besengek Tempe Benguk: Makanan Khas Kulon Progo Yang Melegenda

(gambar: https://www.tuguwisata.com/)

Puas bermain dan melakukan berbagai aktivitas di Air Terjun Sidoharjo, kini saatnya kalian untuk menjajal kuliner khas Kulonprogo. Perlu kalian ketahui, Kulonprogo memiliki berbagai macam kuliner khas yang menarik untuk dicoba. Salah satu kuliner yang identik banget dengan wilayah Kulonprogo adalah tempe benguk. Tempe benguk sejatinya sama seperti tempe biasanya. Yang membedakan tempe benguk dan tempe lainnya yaitu dari bahan bakunya. Bahan baku tempe benguk berasal dari kacang koro yang berbentuk lonjong. Tempe benguk ini diolah dengan santan dengan bumbu bawang, ketumbar, daun salam, dan gula jawa. Rasanya pun unik, manis dan gurih dari kacang koro dan bumbu lainnya ini menyatu menjadi satu.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.