Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Air Terjun Cunca Wulang, Diapit Oleh Tebing Bebatuan Yang Memukau Mata
Tags : #airterjun #ntt #cuncawulang #labuan bajo

Cunca Wulang merupakan salah satu destinasi wisata alternatif yang layak untuk dikunjungi di Labuan Bajo. Meskipun Labuan Bajo memang sangat terkenal dengan pantai-pantainya yang eksotis, Air Terjun Cunca Wulang ini muncul ke permukaan dengan menambahkan variasi wisata yang terdapat di Labuan Bajo. Jadi kini pilihan wisata para pengunjung tidak hanya sebatas pantai, mereka juga bisa mengunjungi sebuah air terjun yang sangat cantik ini. Sepanang tahun, air yang ada pada aliran air terjun ini tak pernah berhenti mengalir menuju kolam di bagian bawahnya yang berasal dari batuan kapur. Uniknya, sungai yang menjadi tempat mengalirnya air terjun ini diapit oleh tebing-tebing tinggi yang berasal dari bebatuan kapur.

Tiket Masuk Mahal - Ulasan Air Terjun Cunca Wulang, Labuan Bajo ...

(gambar: https://www.tripadvisor.co.id/)

Trans Flores, Sejauh Ini, Inilah Trek TERPALING Yang Pernah MMBlog ...

(gambar: http://monkeymotoblog.com/)

Air Tejrun Cunca Wulang ini berlokasi di Desa Wersawe, Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Perjalanan menuju air terjun ini membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dengan jarak tempuh sekitar 30 km dari Pelabuhan di sekitar Labuan Bajo. Dalam perjalanan ini, kalian akan melewati hutan flores yang begitu menakjubkan dengan jalanan yang banyak tikungan dan masih tergolong sempit. Jadi sangat diperlukan kehati-hatian jika ingin melintasinya. Setelah berjalan kurang lebih 1 jam, kalian akan sampai di Desa Wersawe yang merupakan pintu utama menuju Air Terjun Cunca Wulang. Lalu, kalian harus berjalan sekitar 4 km untuk sampai di Air terjun Cunca Wulang. Disarankan untuk menyewa pemandu lokal untuk mengarahkan perjalanan kalian dan bahkan menceritakan tentang budaya masyarakat setempat. Jalanan yang akan kalian lewati berupa batuan dimana diantaranya ada yang licin sehingga perlu kehati-hatian dalam berjalan.

Air Terjun Cunca Wulang, Destinasi Wisata Antimainstream di Labuan ...

(gambar: https://phinemo.com/)

Air Terjun Cunca Wulang buka setiap hari selama 24 jam. Dengan buka selama 24 jam, tentu hal ini menguntungkan bagi para wisatawan untuk mengatur waktunya dalam berkunjung ke Air Terjun Cunca Wulang. Meskipun begitu, sangat tidak disarankan untuk datang pada malam hari. Pertama kondisi di objek wisata tersebut masih minim pencahayaan dan kedua yaitu tidak adanya panorama yang dapat dinikmati. Biaya masuk ke destinasi wisata ini adalah sebesar Rp. 30.000 pada hari biasa dan Rp. 50.00 pada akhir pekan atau hari libur. Harga yang kalian bayarkan tersebut sebanding kok dengan pengalaman yang kalian dapatkan di Air Terjun Cunca Wulang. Lalu, unutk biaya pemandu lokal diluar harga tiket masuk tadi.

Air Terjun Cunca Wulang - GoTravelly

(gambar: https://www.gotravelly.com/)

Menariknya dari Air Terjun Cunca Wulang ini adalah kalian diharuskan berjalan melewati medan yang lumayan membuat lelah dan capek. Dalam perjalanan ini, kalian akan dibawa keluar masuk hutan dengan mengikuti jalan setapak yang sudah ada. Pemdangan sepanjang perjalanan ini juga tak kalah indahnya ketika kalian sudah sampai di Air Terjun Cunca Wulang. Salah satu yang menjadi daya tarik pemandangan di sepanjang perjalanan adalah adanya tanaman coklat dan vanilla yang memang sengaja ditanam oleh warga setempat. Sebelum sampai di air terjun, kalian akan melewati jembatan kayu yang dibawahnya merupakan sungai dari air terjun ini. Dan ketika sudah sampai di Air Terjun Cunca Wulang, kalian akan dibuat berdecak kagum karena pesona yang dipancarkan oleh air terjun ini.

Pesona Cunca Wulang, Air Terjun Eksotis di Labuan Bajo -

(gambar: https://labuanbajotour.com/)

Aktivitas seru yang bisa dilakukan oleh pengunjung disini adalah berenang di aliran sungainya. Sebelum menceburkan diri ke dalam sungai, kalain bisa juga terjun langsung dari tebing menuju sungai. Walaupun bisa dilakukan untuk terjun, kalian harus tetap berhati hati karena sungai ini diapit oleh tebing yang saling berhadapan dimana jaraknya tidak terlalu jauh. Segarnya air yang kalian rasakan akan terbayar lunas dengan lelah perjalanan yang kalian alami. Suasana seperti di Grand Canyon karena dikelilingi tebing tinggi dapat sekali kalian rasakan ketika berada di Air Terjun Cunca Wulang. Kalian juga bisa berenang menuju turunnya aliran air yang turun dari atas ini sembari menundukkan kepala sehingga badan dan pikiran bisa lebih segar dari sebelumnya.

Mirip Green Canyon! Wisata Air Terjun Cunca Wulang Jadi Pilihan ...

(gambar: https://gotripina.com/)

Berkunjung ke Air Terjun Cunca Wulang memang paling pas adalah ketika musim kemarau. Pada musim kemarau, aliran air masih sangat tenang dan debit air tidak banyak seperti halnya ketika musim hujan datang. Untuk jam  terbaik mengunjungi air terjun ini adalah ketika siang hari atau menjelang sunset. Pada saat siang hari, berenang di air terjun yang memiliki air jernih dan segar ketika panas-panasnya merupakan sesuatu yang seru untuk dilakukan. Lalu, pada saat sore hari menjelang sunset, warna langit akan semakin indah seiring berubahnya warna dari biru menjadi jingga merona.

Tour Sehari Ke Air Terjun Cunca Wulang | Komodo Tours

(gambar: https://wisatakomodotours.com/)

Satu yang tak boleh ketinggalan ketika sedang berlibur di Air Terjun Cunca Wulang yaitu berfoto ria. Berpose di tengah sungai dengan diapit dua tebing yang seolah membuat kalian berada di Grand Canyon. Atau mungkin bergaya melompat dari tebing menuju sungai juga menjadi salah satu pose berfoto yang kerap kali dilakukan oleh para wisatawan di sini. Gemericiknya air yang turun juga bisa kalian jadikan background foto.

Rumbu Rampe, Sayur Daun Pepaya Khas Sumba - Gemah Ripah

(gambar: https://gemahripah.co/)

Fasilitas yang diberikan oleh Air Terjun Cunca Wulang ini masih sangat terbatas. Kalian tidak bisa menemui warung-warung yang menjajakan kuliner khas. Namun, tak perlu khawatir, kalian bisa menjumpai makanan khas Flores ini di ibukota kecamatan maupun di pusat kota dari Flores. Salah satu yang perlu kalian cicipi adalah rumpu rampe. Rumpu rampe merupakan makanan khas Flores berbahan dasar bunga pepaya. Dalam pengolahannya, bunga pepaya pada masakan ini ditumis bersama dengan bahan-bahan lainnya, seperti daun pisang, daun jambu biji, daun ubi, dan sejumlah rempah-rempah. Agar makin lezat, sebongkah terasi goreng dan cabai ditambahkan ke dalam racikan masakan ini. penggunaan terasi goreng dan cabai membuat tumis bunga pepaya ini begitu pedas dan nikmat.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.