Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Berburu Kedamaian di Desa Sawai Yang Masih Alami
Tags : #desawisata #asri #alami

Desa Sawai merupakan desa yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Manusela. Sawai termasuk desa tertua yang ada di Maluku. Desa ini dikelilingi oleh pulau-pulau kecil yang menakjubkan. Desa Sawai ini dibangun pertama kalinya oleh pedagang Arab yang datang di Pulau Seram sebelum Belanda, Spanyol, atau pun Portugis. Hal ini menyebabkan kebudayaan arab seperti musik gambus dan pakaian gamis sangat berpengaruh dalam perkembangan desa ini. Jika berkunjung ke desa ini, kalian juga akan menemui penduduk lokal yang seperti memiliki keturunan dari Arab dengan hidung mancungnya. 

Hasil gambar untuk desa sawai indonesia kaya

(gambar: https://www.indonesiakaya.com/)

Hasil gambar untuk kapal ambon kataomed

(gambar: https://kataomed.com/)

Lokasi Desa Sawai secara administratif berada di Seram Utara, Kabuapaten Maluku Tengah. Untuk mencapai ke desa ini, kalian harus menggunakan segala jenis moda transportasi. Jika kalian datang dari luar pulau, kalian pilih pesawat dengan tujuan Bandara Pattimura Ambon. Dari bandara, lanjutkan perjalanan menggunakan mobil sewaan ke Pelabuhan Tuleha. Setelah itu, kalian akan diajak berlayar melewati perairan Laut Seram yang indah menggunakan Ferry menuju Pelabuhan Amahai dan perjalanan terakhir untuk menuju Sawai dapat kita tempuh dengan menggunakan mobil sewaan. 

Hasil gambar untuk desa sawai indonesia kaya

(gambar: https://www.indonesiakaya.com/)

Jarak yang ditempuh lumayan jauh yaitu sekitar 133 kilometer dan memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan. Sungguh perjalanan panjang yang melelahkan. Tetapi, kalian tidak boleh menyesalinya karena semua lelahmu akan terbayar tuntas dengan keindahan alam Desa Sawai. 

Hasil gambar untuk desa sawai ksmtour

(gambar: https://ksmtour.com/)

Karena letak Desa Sawai berada di sebuah teluk, air laut yang ada di desa ini sangat jernih, tenang, dan tidak berombak. Air laut di desa ini sangat cocok untuk dibuat berenang santai sambil menikmati udara yang masih minim polusi dan menunggu datangnya senja. Berenang di luasnya perairan laut Desa Sawai membuat kita seperti berenang di kolam renang pribadi yang berkuran raksasa. Warna air laut biru kehijauan yang membentang luas dan jernihnya air sehingga terumbu karang dapat terlihat secara jelas semakin membuat tempat ini menjadi lebih mempesona. Tak hanya itu, kalian juga akan ditemani dengan ikan-ikan kecil yang begitu menggemaskan. Ekosistem bawah laut yang masih terjaga dengan baik menjadikan tempat ini jauh lebih eksotis daripada dibanding tempat lain. 

Hasil gambar untuk desa sawai soloraya com

(gambar: https://soloraya.com/)

Tak hanya terkenal dengan lautnya, Desa Sawai juga terkenal dengan aliran air sungainya yang jernih. Sungai tersebut bernama Sungai Asinahu. Nama asinahu diambil karena dahulu air sungai ini bercampur dengan air laut ketika laut sedang pasang dan menyebabkan rasa asin terhadap air sungai ini. Aliran air sungai ini berasal dari bebatuan yang berada di bawah tebing dan berbatasan langsung dengan hutan. Sungai ini menjadi pusat aktivitas warga Sawai. Mereka biasanya mandi dan mencuci pakaiaan di sungai ini. Meskipun begitu, air di sungai ini tetap jernih. Pinggiran dari sungai ini dilapisi dengan keramik sehingga terlihat seperti tempat wisata dan menambahkan kesan yang asri.  

Happiness Seeker: Liburan yang manise di Sawai, Maluku

(gambar: http://daisyjuliaaa.blogspot.com/)

Di Desa Sawai ini juga sudah tersedia penginapan yang siap menawarkan sensasi bermalam yang berbeda. Penginapan ini berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu dan dibangun di ujung teluk pantai. Pengingapan ini dapat menarik 500 wisatawan setiap tahunnya dan kebanyakan dari mereka adalah wisatawan mancanegara. Pemandangan yang ditawarkan sungguh menakjubkan. Hamparan laut biru yang luas, sinar matahari ketika terbit dan tenggalam, dan perahu yang berlalu lalang membuat kalian betah untuk berlama-lama di sini.

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.