Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Pantai Losari Makssar, Pantai Penuh Kenangan Berkat Keindahannya
Tags : #pantai #ombak #lautlepas

Pantai Losari ini menawarkan pesona laut yang dimiliki dengan caranya sendiri. Jika biasanya para wisatawan bermain air, membangun istana pasir, atau berselancar di pantai. Di Pantai Losari, wisatawan cukup menikmati keindahan pantai dengan berfoto bersama kerabat dan keluarga atau berkumpul sambil ditemani dengan angin pantai yang menyejukkan. Pantai ini ditunjang dengan spot-spot foto yang tentunya instagramable. Kalian juga bisa melihat kapal berlayar yang akan pergi atau berlabuh di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Tak heran jika pantai ini sering dijadikan sarana berkumpul oleh banyak warga Makassar.

Berada di pusat Kota Makassar yaitu berada di Jalan Penghibur, Ujung Pandang, Pantai Losari sangat mudah diakses dari pelabuhan atau bandara yang ada di Makassar. Jarak antara Bandara Sultan Hasanuddin dengan Pantai Losari hanya 20 km. Kalian bisa menempuhnya dengan menggunakan mobil sewaan dari bandara ini lalu menuju Jalan Tol Insinyur Sutami. Setelah keluar tol, ambillah jalur menuju ke Pantai Losari. Atau kalian juga bisa menggunakan bus Damri dari bandara dengan memilih jurusan Bandara-Karebosi. Lalu turun di Tugu Mandiri. Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum jurusan Pasar Butung-Mallengkeri dan turun di depan Pantai Losari. 

Pantai Losari juga sudah dilengkapi dengan anjungan yang dapat digunakan oleh para pengunjung untuk berkumpul  dan bersantai di pantai. Di tempat ini lah, biasnaya para wisatawan menunggu datangnya senja. Menariknya, anjungan yang ada di pantai ini diberi nama berdasarkan suku yang terdapat di Sulawesi selatan. Anjungan Bugis, Anjungan Toraja, Anjungan Makassar, dan Anjugan Mandar merupakan nama-nama anjungan di pantai ini. Anjungan yang begitu bersih nan rapi dan pemandangan tenggelamnya matahari dengan warna yang eksotis akan membuat kalian tak menyesal berkunjung ke sini. 

Tak hanya terkenal akan keindahan pantainya, pantai ini juga cukup terkenal dengan tulisan “Pantai Losari”yang sering digunakan oleh para wisatawan untuk berfoto. Lokasi dari tulisan ini berada di anjungan Pantai Losari. Kalian akan merasa belum ke Pantai Losari jika tidak berfoto di tulisan tersebut. Tulisan tersebut lah yang seakan akan menjadi daya tarik tersendiri ataupun ikon dari pantai ini.

Walaupun Pantai Losari tidak bisa kita gunakan untuk berenang, tetapi di pantai ini masih terdapat aktivitas yang berhubungan dengan air. Kalian bisa memancing di pantai ini dengan menyewa alat pancing dan membeli umpannya. Selain itu, kalian juga bisa menyewa perahu bebek yang dipedal ramai-ramai. Ajak lah teman-teman kalian untuk beramai-ramai memedal perahu beebek ini. Atau yang ingin lebih menantang lagi, kalian bisa mencoba wahana banana boat di Pantai Losari. 

Pantai Losari bisa kalian kunjungi kapan pun karena pantai ini memang tidak mempunyai jam operasionalnya. Waktu yang tepat saat berkunjung ke pantai ini adalah sore hari hingga malam hari. Pada saat sore hari, kalian akan dibuat takjub dengan suasana sunset yang mempesona. Lampu-lampu yang menerangi pantai membuat kawasan Pantai Losari tambah cantik ketika dikunjungi pada malam hari. Selain itu, objek wisata ini juga termasuk objek wisata yang ramah dengan kantong para wisatawan. Para wisatawan tidak dikenai biaya jika mengunjungi pantai ini. Mereka akan dikenai biaya parkir saja sesuai dengan kendaraan pribadi yang dibawa ke pantai. 

Karena jam buka pantai ini yaitu 24 jam, Pantai Losari akan semakin ramai pada malam hari. Banyak wisatawan yang memilih mengunjungi pantai ini pada malam hari karena untuk menghindari cuaca terik pantai pada siang hari. Suasana malam hari di pantai ini akan semakin menarik dengan pancaran-pancaran sinar lampu. Hal ini membuat para wisatawan masih memungkinkan untuk berfoto di Pantai Losari pada malam hari. 

Ingin jajan makanan khas Makasar? Tenang saja. Kalian tidak perlu pergi jauh-jauh dari pantai untuk mencari kuliner khas Makasar. Di sepanjang jalan Pantai Losari , kalian akan dengan mudah mendapati penjual makanan khas Makassar. Makanan berat seperti coto Makassar dan sop konro atau kuliner pencuci mulut seperti pisang epe dan es pisang ijo dapat kalian temukan semua di sepanjang jalan pantai. Bersantap kuliner dengan pemandangan Pantai Losari yang indah tentu menghadirkan sensasi makanan yang berbeda di tempat lainnya.

Jika sudah puas karena melihat eksotisnya Pantai Losari dan perut terisi kenyang, kalian bisa mengujungi masjid yang ada di dekat Pantai Losari. Masjid ini biasa disebut dengan masjid terapung karena bangunan masjid ini didirikan di atas lautan. Masjid ini bernama Masjid Amirul Mukminin. Kini, Masjid Amirul Mukminin menjadi ikon wisata religi bagi Kota Makassar. Tak hanya itu, masjid ini juga bisa membuat hati para masyarakat Makassar karena Masjid Amirul Mukminin merupakan masjid terapung pertama yang ada di Asia Tenggara. Dengan kemegahan arsitektur masjid dan letaknya yang di atas laut membuat masjid ini perlu kalian kunjungi untuk mengabadikan momen berada d masjid terapung. 

Bagi wisatawan luar kota yang memerlukan tempat menginap dengan menghadirkan laut dari Pantai Losari sebagai pemandangannya, maka kalian tak perlu khawatir. Di sini sudah banyak sekali berdiri hotel-hotel mulai dari bintang 2 hingga 5 yang tentunya akan memberikan pengalaman menginap yang berbeda-beda. *Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat*