Blog
Temukan Wisata Terbaik Anda
Tujuan:
Kategori:
Hanya di Gua Rangko, Kolam Renang Pribadi Yang Tersembunyi Dapat Dijumpai
Tags : #gua #kolamrenang #lautbiru

Gua Rangko merupakan salah satu destinasi wisata yang namanya belum banyak dikenal oleh para wisatawan sejati. Tak heran maka gua ini masih tampak sangat asri dan baik kondisinya. Karena masih sedikit dijamah oleh para pelancong, fasilitas yang ada di tempat wisata ini masih belum banyak dibangun. Meskipun begitu, kini nama Gua Rangko perlahan-lahan sudah mulai naik ke permukaan karena adanya sosial media, khususnya Instagram. Dengan adanya sosai media ini, para wisatawan yang datang akan mengabadikan momen liburannya di sini lalu mengunggahnye ke akun sosial medai mereka. Dari sini lah, banyak masyarakat luas yang mulai tahu tentang betapa indahnya pesona Gua Rangko ini. 

Hasil gambar untuk gua rangko tripadvisor

(gambar: https://www.tripadvisor.co.id/)

Hasil gambar untuk jalanan di ntt menuju gua rangko

(gambar: https://travel.kompas.com/)

Lokasi Gua Rangko ini berada di Desa Rangko, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai ke Gua Rangko ini, kalian harus menuju ke Labuan Bajo terlebih dahulu. Setelah samapi di Labuan Bajo, kalian masih harus menempuh waktu tempuh sekitar 1 jam lagi dengan waktu tempuh kurang lebih 16 km melalu perjalanan darat. Kalian tidak akan merasa bosan selama dalam perjalanan ini karena kalian akan ditemani dengan pemandangan warna hijau yang sangat indah. 

(gambar: https://travel.kompas.com/)

Sesampainya di Gua Rangko, kalian akan disambut dengan para warga desa yang menawarkan jasa kapal cepat untuk menyeberang ke Gua Rangko. Diperlukan waktu sekitar 40 menit untuk sampai di Gua Rangko. Tarif sewa yang dikenakan untuk naik kapal cepat ini mulai dari Rp. 300.00. Harganya cukup terjangkau karena harga tersebut sudah termasuk kedalam tiket pulang-pergi dari Desa Gua Rangko ke Gua Rangko. Sesampainya di dermaga Gua Rangko, kalian masih harus berjalan selama 4 hingga 5 menit untuk sampai di bibir gua. Jalurnya yang cukup licin dan penuh dengan bebatuan, maka diperlukan kehati-hatian dalam melewati jalur ini. 

Hasil gambar untuk gua rangko gotripina

(gambar: https://gotripina.com/)

Gua yang dikenal juga dengan sebutan Gua Buaya ini memiliki sebuah kolam yang indah di dalamnya. Kolam ini bak kolam renang pribadi karena kolamnya yang cukup luas dan masih sepi pengunjung sehingga menimbulkan kesan seperti berenang di kolam renang sendiri. Air kolam di dalam gua ini sangat jernih dan dingin. Air kolam di dalam gua ini termasuk ke dalam tipe air asin karena lokasi gua ini yang tidak jauh dari laut. Air laut masuk ke dalam gua ini melalui rongga-rongga atau celah di dalam gua yang terhubung langsung ke laut. Walaupun terhubung langsung dengan laut, air kolam di dalam gua ini tidak berombak bahkan cukup tenang sehingga memang cocok untuk aktivitas berenang. 

Hasil gambar untuk gua rangko traveloka

(gambar: https://www.traveloka.com/)

Ketika berenang di dalam gua ini, para pengunjung bisa mengapung dengan sendirinya. Pengaruh ini didapatkan dari kadar garam yang tinggi pada air yang ada di dalam gua. Kesan ini lah yang membuat kalian seperti berenang di laut mati. Kolam ini memiliki kedalaman 3 hingga 4 meter. Jadi bagi para pemula yang belum jago berenang diperlukan kehati-hatian. Alangkah baiknya jika menggunakan pelampung juga saat berenang. Namun, bagi yang sudah jago berenang, kedalaman air hingga 4 meter ini bukan lah menjadi suatu masalah. Jika kalian ingin yang lebih menantang, kalian bisa terjun bebas dari tebing menuju ke dalam kolam. Dijamin, ini akan lebih seru daripada hanya berenang saja di kolam gua ini. 

Hasil gambar untuk gua rangko gotripina

(gambar: https://gotripina.com/)

Ketika berada di dalam gua, para wisatawan dapat menikmati indahnya pemandangan langit-langit gua yang dipenuhi dengan stalaktik. Stalaktit ini sungguh mempesona bak ornamen dengan berbagai bentuk yang tak beraturan. Karena bentuknya yang tak beraturan ini lah yang semakin membuat gua ini lebih spesial. Tidak seperti gua biasanya yang dipenuhi dengan kelelawar, gua ini aman dari kelelawar. Jadi kalian dapat dengan santai ketika memsuki ke dalam gua ini. Gua ini akan terlihat lebih indah lagi ketika adanya pancaran sinar matahari yang masuk melalui rongga langit-lagit gua. Hal ini lah yang membuat dasar kolam dapat terlihat dengan jelas. 

Kolam Gua Rangko

(gambar: https://beritagar.id/)

Dinding Gua Rangko ini teksturnya berbeda dari gua-gua lainnya. Misalnya, warna cokelat tua pada dinding gua menjadi salah satu mozaik keindahan alam dari gua ini. Ditambah lagi suasana yang sunyi dengan udara yang cukup sejuk semakin membuat kalian betah berlama-lama di sini. Gua ini dapat kalian nikmati dengan hanya membayar tiket masuk sebesar Rp. 20.000. Gua ini tidak memiliki jam operasional yang resmi. Jadi kalian dapat mengunjungi gua ini kapan pun. Namun, sangat disarankan untuk mengunjungi Gua Rangko pada saat siang hari atau sekitar jam 12.00 hingga jam 15.00. Pada saat jam tersebut lah pancaran sinar matahari akan masuk ke dalam gua sehingga kalian dapat menyaksikan indahnya pemandangan dasar kolam gua yang begitu indah. 

Hasil gambar untuk daging sei sapi

(gambar: https://blog.airyrooms.com/)

Karena masih minin fasilitas, maka kalian tidak akan menjumpai warung-warung penjual makanan. Namun bagi kalian yang ingin mencicipi kuliner khas, tak usah khawatir. Kalian masih bisa menikmati kuliner khas Labuan Bajo setelah mengunjungi Gua Rangko ini. Ada beberapa makanan Labuan Bajo yang patut untuk kalian coba. Salah satunya adalah Se’i. Se’i merupakan daging sapi asap yang diolah menggunakan kayu bakar dari jarak yang lumayan jauh. Jadi daging sapi ini dimasak dengan kayu bakar yang berjarak jauh, sehingga bukan lidah api yang mematangkan daging, melainkan asap panas. Rasa yang ditimbulkan dari kuliner ini adalah gurih. Ditemani dengan sambal matang akan membuat Se’i semakin sempurna untuk dinikmati. 

*Harga yang tertera pada artikel dapat berubah setiap saat.